Francesco Bagnaia Akui Harus Terus Maksimalkan Peluang Juara

  • Bagikan
94de29b3 francesco bagnaia akui harus terus maksimalkan peluang juara


Berita MotoGP: Francesco Bagnaia finis di urutan kedua saat balapan di Jerez, ia menegaskan akan konsisten mempertahankan capaiannya jika ingin menjadi juara dunia.

Francesco Bagnaia sukses finis di urutan kedua pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021, MotoGP Spanyol yang digelar di Sirkuit Jerez. Capainnya tersebut merupakan finis podium ketiga baginya di musim ini. Pada seri sebelumnya, pebalap tim pabrikan Ducati Lenovo itu finis di posisi ketiga saat balapan di Qatar, keenam di Doha, terakhir saat tampil di Portugal, ia menempati urutan kedua.

Bagnaia finis tepat di belakang rekan setimnya, Jack Miller, yang membuat Ducati berhasil mengulang kembali kesuksesannya meraih finis di urutan pertama dan kedua sejak MotoGP Rep. Ceko musim 2018, lewat kedua pebalapnya, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.

Keberhasilan Bagnaia dan Miller tidak lepas dari masalah fisik yang dialami oleh peraih pole position, Fabio Quartararo. Pebalap tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP tersebut hanya mampu finis di P13.

Baca Juga :  Alasan Joan Mir Tolak Pakai NO 1

“Sangat aneh kami mampu finis 1-2 di trek favorit Yamaha ini. Quartararo selalu cepat di sini. Mereka bilang ia mengalami masalah pada lengan. Tanpa kendala ini, saya yakin ia yang menang,” tutur Bagnaia seperti yang dikutip dari laman Motorsport.com.

“Tetapi, dua podium tertinggi Ducati di Jerez, jelas sangat jarang terjadi. Kami memang bekerja sangat keras untuk hasil ini,” tambahnya.

Francesco Bagnaia juga menjelaskan, saat balapan sebelumnya di Portugal, Ducati tidak mampu berbuat banyak kendati tidak melakukan perubahan signifikan. Dari situ, tim pabrikan asal Italia tersebut membuat banyak kemajuan saat tampil Jerez.

“Strategi kami (di Jerez) adalah tenang di awal lomba. Saya sangat senang karena kami kini berada di puncak klasemen,” kata Bagnaia.

Podium utama yang direbut Miller di Jerez juga menjadi kemenangan pertama Ducati di MotoGP musim ini dan sekaligus merupakan kemenangan perdana tim tersebut sejak Loris Capirossi melakukannya pada 2006, 15 tahun lalu.

Baca Juga :  Espargaro Sebut Alex Rins Sangat Tak Beruntung

Prestasi Bagnaia memimpin klasemen juga memotivasi Ducati untuk tetap berada fokus berburu gelar juara dunia MotoGP musim ini. Sejak berpartisipasi pada 2003, Ducati baru sekali merebut gelar juara dunia lewat pebalapnya, Casey Stoner, pada 2007.

“Sejauh ini saya belum mampu memenangi balapan di MotoGP (debut pada 2019). Jadi, saya tidak bisa memikirkan gelar juara dunia tanpa menguasai lomba,” jelasnya.

“Namun, semua tahu Joan Mir (Suzuki Ecstar) mampu juara dunia karena sangat konsisten. Saat memiliki peluang menang, kami harus memaksimalkannya. Tetapi dalam situasi sulit seperti di Jerez (bukan trek favorit Ducati), kami harus bisa memastikan mampu merebut poin-poin penting,” imbuh Bagnaia.

“Saya hanya akan memikirkan bagaimana menjalani balapan demi balapan dengan baik. MotoGP baru berlangsung empat lomba (total 19). Kami belum bisa memikirkan gelar juara dunia. Namun, saya senang mampu berada di puncak klasemen,” tutupnya.

Artikel Tag: Francesco Bagnaia, Ducati, MotoGP 2021, MotoGP Spanyol





Source link

  • Bagikan