3 faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya CPM ad unit iklan

  • Bagikan
81b7ade7 img 20210430 202854

Cost per mille (CPM), juga disebut biaya ‰ dan Cost Per Thousand (CPT) (dalam bahasa Latin mille berarti ribu), adalah pengukuran yang biasa digunakan dalam iklan. Radio, televisi, koran, majalah, dan iklan daring dapat dibeli atas dasar menunjukkan iklan untuk seribu penonton.

Misalnya, $ 1 CPM berarti $1 untuk tampilnya 1000 iklan yang di tampilkan kepada penonton. Metrik (CPM) dihitung dengan membagi biaya penempatan iklan dengan jumlah tayangan (disajikan dalam ribuan) yang dihasilkannya. CPM berguna untuk membandingkan efisiensi relatif dari berbagai peluang iklan atau media dan dalam mengevaluasi biaya keseluruhan kampanye iklan.[1][2][3]

3 faktor yang mempengaruhi perubahan CPM ad unit Anda di antara lainnya:

  1. Traffic : Traffic mempengaruhi jumlah ad request dan jumlah impresi pada ad unit tersebut. Peningkatan atau penurunan traffic akan berdampak kepada ad unit Anda, sebab itu usahakan untuk selalu menjaga traffic Anda!
  2. Fill Rate : Fill Rate mempengaruhi frekuensi ad unit Anda diisi oleh demand dari tiap jaringan iklan yang digunakan oleh ad unit tersebut. Semakin tinggi Fill Rate, semakin tinggi kemungkinan ad unit tersebut untuk dioptimalkan ke harga CPM yang lebih tinggi. Namun, semakin rendahnya Fill Rate Anda, semakin jarang demand mengisi ad unit tersebut yakni menghasilkan inventori yang ‘kosong’.
  3. Viewability: Viewability adalah faktor yang dipengaruhi oleh penempatan dan ukuran iklan. Penempatan Above the Fold dan Below the Fold merupakan salah satu bagian dari viewability yang harus diperhatikan agar CPM lebih maksimal lagi.
Baca Juga :  Dapatkan $50 Kredit Upcloud Spesial Promo Cyberpanel User

AG

Melansir NewsLetter ADOP

  • Bagikan
Positive SSL