Motor MotoGP Makin Kencang, Jorge Lorenzo Beri Solusi Agar Balapan Aman

58


Berita MotoGP: Mantan pebalap MotoGP, Jorge Lorenzo, berpendapat bahwa motor MotoGP saat ini memiliki kecepatan yang berlebihan dan dapat membahayakan para pebalap.

_

Seperti yang diketahui, terdapat sejarah saat balapan MotoGP Doha 2021 usai 15 pebalap yang mencapai garis finis memiliki total selisih waktu 8,928 detik. Catatan tersebut adalah selisih waktu cakrawalarafflesia Fabio Quartararo dan Miguel Oliveira (Red Bull KTM Factory Racing) yang finis di urutan ke-15. Catatan ini mengalahkan rekor sebelumnya, yakni 15,093 detik yang juga dibuat di sirkuit tersebut.

Balapan yang digelar selama 42 menit tersebut menunjukkan bahwa para pebalap yang mencetak poin mampu melesat di garis finis dalam waktu kurang dari sembilan detik. Hal ini membuktikan betapa luar biasanya balapan Grand Prix (GP) pada musim 2021.

Meskipun Jorge Lorenzo tidak lagi turun ke balapan, dia terus mengikuti perkembangan World Championship, khususnya kelas premier. Dalam video YouTube terbarunya, yang dibuat setelah GP Portugal 2021, ia membuat beberapa pertimbangan menarik mengenai MotoGP.

Baca Juga :  Rossi Susah Juara di Dekat Rumah

“Motor melaju lebih cepat saat di jalur lurus dan juga di tikungan. Saat terjadi tabrakan di depan, para pebalap melewati area pinggir lintasan dengan kecepatan yang membahayakan sehingga mengakibatkan cedera seperti yang saya alama di Assen 2019 dan (Jorge) Martin di Portimao,” kata Lorenzo.

“Dengan motor yang melaju terlalu cepat dan persaingan yang ketat, motor dapat membahayakan pengemudinya. Saya ingin balapan yang lebih aman dan dapat meminimalisir cedera yang dialami pebalap,” ucap Lorenzo dilansir dari Tuttomotoriweb.

Mantan pebalap yang pernah memperkuat Yamaha, Ducati, dan Honda itu mengusulkan tiga solusi untuk membuat MotoGP lebih aman dan mengurangi kemungkinan cedera.

“Yang pertama, saat motor melambat. Sebagai contoh, pada balapan F1 mereka mengganti ban licin menjadi ban campuran (kombinasi) dan melaju lebih lambat di tikungan,” ujar Jorge Lorenzo.

Baca Juga :  Hasil FP1 dan FP2 MotoGP Aragon 2020: Vinales Mendominasi

“Saya ingat saat mereka mengurangi perpindahan dan tenaga, serta aerodinamis. Namun, ini adalah pilihan yang tidak mungkin dilakukan dalam jangka pendek,” aku Lorenzo.

“Yang kedua, meningkatkan rute balapan. Sayangnya, ini juga tidak mungkin dilakukan, sirkuit hampir tidak mungkin diubah secara cepat,” lanjutnya.

“Yang terakhir, Michelin harus fokus pada peningkatan kemampuan ban depan sedemikian rupa sehingga dekompensasi yang tercipta akan lebih sedikit daripada cengkeraman ban belakang,” jelas pebalap asal Spanyol itu.

Menurutnya, dengan pemakaian ban buatan Bridgestone saat pebalap kehilangan kemampuan ban depan, maka dapat megurangi resiko terjatuh berkat cengkeraman kuat yang dimiliki ban. MotoGP 2021 akan dilanjutkan pada seri balap MotoGP Spanyol yang diadakan di Sirkuit Jerez, tanggal 30 April-2 Mei

Artikel Tag: Jorge Lorenzo, MotoGP 2021





Source link