Demi Motor Pabrikan, Morbidelli Rela Tinggalkan Petronas SRT?

  • Bagikan
8e686135 franco morbidelli berharap dapat motor pabrikan dari tim vr46


Berita MotoGP: Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengutarakan keinginannya untuk mendapatkan motor pabrikan pada MotoGP 2022. Ia juga turut mempertimbangkan hengkang dari Petronas.

Franco Morbidelli yang sempat kurang diandalkan di musim lalu, secara tak terduga justru mampu menjadi runner-up di MotoGP 2020.

Kesuksesan tersebut membuat Morbidelli disebut pantas diberikan dukungan penuh dengan mendapatkan motor spesifikasi pabrikan. Akan tetapi, ia justru kesulitan untuk meraih hasil kompetitif di musim ini.

Pencapaian terbaik Morbidelli dalam tiga balapan pertama adalah posisi keempat pada balapan MotoGP Portugal. Hasil ini sedikit lebih buruk ketimbang saat ia tampil di Portugal musim lalu ketika dia mampu mengamankan posisi podium.

Padahal, secara ritme Morbidelli tidak terlalu buruk. Balapan selama 25 lap itu dituntaskan Franco Morbidelli dalam waktu 0,078 detik lebih lambat dari catatan waktunya pada musim lalu.

Namun, Morbidelli hanya bisa finis di posisi keempat dengan gap 5,1 detik dari pemenang, sedikit lebih buruk ketika musim lalu dia hanya berjarak 3,3 detik. Dari statistik tersebut, dapat disimpulkan bahwa Morbidelli tidak mengalami perubahan performa sementara rival-rivalnya mengalami peningkatan.

Baca Juga :  Video detik-detik Valentino Rossi Jatuh MotoGP Emilia Romagna 2020

Hal ini bisa dipahami lantaran Morbidelli masih memakai motor balap yang sama seperti musim lalu, yang sebenarnya juga versi dari musim sebelumnya (2019). Padahal, hampir semua tim satelit di MotoGP musim ini mendapatkan motor terbaru dari pabrikan mereka masing-masing.

Hanya duo tim Esponsorama Racing, Enea Bastianini dan Luca Marini, yang senasib dengan Morbidelli karena memakai motor lama.

Morbidelli pun menginginkan dukungan penuh berupa motor pabrikan. Mau tetap di tim satelit atau naik kelas ke tim pabrikan, Morbidelli tidak terlalu peduli. Ia pun sejatinya punya peluang untuk hengkang dari Yamaha.

“Saya pikir dengan regulasi sekarang, pebalap tim satelit bisa bersaing untuk memperebutkan gelar. Namun, mereka akan memiliki peluang yang lebih besar jika memiliki [motor] spesifikasi terbaru!” kata Franco Morbidelli, dilansir dari Crash.

Baca Juga :  Tak Hanya Skill Individu, Bos Pramac Juga Puas Dengan Sikap Jorge Martin

Kontrak Morbidelli dengan Petronas Yamaha SRT sendiri hanya berdurasi 1 tahun (2021) dengan opsi perpanjangan 1 tahun (2022).

Morbidelli tidak menutup kemungkinan pindah ke tim lain meski menegaskan komitmennya dengan tim Petronas SRT tersebut. Pemenang gelar juara Moto2 2017 tersebut menyerahkan masa depannya kepada manajemen VR46 dan enggan berbicara terlalu jauh.

Tim VR46 memang digadang-gadang akan naik kelas ke MotoGP musim depan. Ini tentu jadi peluang bagi Morbidelli jika ingin dapat motor pabrikan. Kendati demikian Morbidelli berharap kursi di tim VR46 diisi oleh junior-juniornya di akademi.

“Itu bagus tetapi saya pikir VR46 seharusnya mengincar pebalap muda dari akademi untuk dipromosikan. Saya sudah empat tahun di MotoGP dan memang saya masih muda tetapi tidak terlalu muda. Jadi saya tidak yakin menjadi target tim akademi VR46,” tukasnya.

Artikel Tag: Franco Morbidelli, yamaha, MotoGP 2021, Petronas Yamaha SRT





Source link

  • Bagikan