Banyak Tag ke Situs Porno di Facebook, Ini Penjelasan dan Solusinya

  • Bagikan
3c8acf54 16053 ilustrasi facebook


cakrawalarafflesia – Media sosial Facebook tiba-tiba diramaikan dengan banyaknya konten tag atau menandai seseorang ke situs porno. Konten tersebut dicurigai sebagai kampanye phising.

Hal ini diungkap oleh pemerhati media sosial Ismail Fahmi. Lewat akun Twitter, ia menyarankan agar masyarakat berhati-hati dengan konten tag yang beredar di Facebook.

“FB porno phising ‘Klik Untuk Melihat Video Lengkap’,” cuit Ismail dalam akun Twitternya, dikutip Selasa (20/4/2021).

Menurut Ismail, kampanye phising adalah salah satu teknik untuk mengakses akun pengguna. Setelah mengunjungi situs atau halaman yang sudah disebarkan, ternyata halaman tersebut mengandung malware berbahaya.

Baca Juga :  LAPAN Jelaskan Geger Fenomena Meteor Jatuh di Sulteng

Baca Juga:
Facebook Siap Kenalkan 4 Fitur Audio Sosial untuk Saingi Clubhouse

“Jadi ketika dia posting link, nah itu dibuat gambarnya menarik seperti konten berisi pornografi. Akhirnya banyak orang iseng dan tertarik. Maka mereka akan membuka halaman itu,” kata Ismail saat dikonfirmasi lewat telepon, Selasa (20/4/2021).

Ismail memaparkan, cara kerja kampanye phising ini nanti akan meminta akses akun pengguna.

Ilustrasi situs porno. (Shutterstock)
Ilustrasi situs porno. (Shutterstock)

Setelah pengguna mengklik akses tersebut, akun mereka akan kembali menyebarkan konten yang sama dan kembali menandai teman atau orang lain di lewat komentar di halaman tersebut.

Baca Juga :  Layanan Telekomunikasi di Papua Terganggu, Telkom: Masih Dalam Pemulihan

“Jadi mereka bisa mengakses akun kita, kemudian menandai teman atau nama-nama random di Facebook. Akhirnya makin menyebar dan tak terkontrol,” ungkapnya.

Selain itu, Ismail menyatakan bahwa kebanyakan orang pasti akan mengklik langsung notifikasi dari teman yang menandai akunnya. Otomatis, mereka kemungkinan bisa terkena kampanye phising yang disebar temannya sendiri.

Baca Juga:
Karma! Viral Awalnya Hina Profesi Designer, Endingnya Malah Minjem Duit

Ismail juga menanggapi apakah kampanye phising ini memiliki kaitan dengan kebocoran data Facebook beberapa waktu lalu.





Source link

  • Bagikan