Huawei Band 6 Meluncur, Gelang Cerdas Berteknologi Smartwatch

  • Bagikan
c7815270 10534 huawei band 6



10534 huawei band 6

cakrawalarafflesia – Huawei Band 6 resmi diluncurkan di Indonesia pada Jumat (16/4/2021). Gelang cerdas ini datang dengan layar lebih luas yang terbuat dari panel Amoled dan baterai lebih tahan lama.

Huawei, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, juga mengklaim Band 6 adalah smartband dengan teknologi mendekati jam tangan cerdas atau smartwatch.

“Huawei Band 6 dikategorikan sebagai smartband, namun tetap menghadirkan fitur-fitur terbaik serupa dengan yang biasa ditemukan pada smartwatch,” kata Patrick Ru, Country Head of Huawei CBG Indonesia.

Harga Huawei Band 6 di Indonesia, selama periode 16 – 21 April, adalah Rp 500.000. Belum diketahui berapa harga gawai ini setelah lewat masa promo tersebut.

Baca Juga :  Hero Kagura Bikin RRQ Lemon Jadi Dewa Mobile Legends

Baca Juga:
Huawei Band 6 Akan Masuk ke Indonesia pada 16 April

Huawei Band 6 menggunakan layar AMOLED besar 1,47 inci dengan tombol samping, yang 148% lebih besar dari pendahulunya. Rasio screen-to-body juga sangat meningkat, dengan resolusi layar 194×368 dengan 282ppi. Kaca lengkung 2,5D pada gawai ini juga dilindungi dengan lapisan anti sidik jari.

Sebagai gelang cerdas Huawei Band 6 mendukung 96 mode olahraga mulai dari yang umum seperti lari, berjalan, bersepeda, dan berenang hingga elliptical machines, rowing machines, dan sebagainya.

Perangkat ini juga mendukung Mode Lompat Tali yang tidak hanya memantau jumlah lompatan secara akurat namun juga menyediakan data latihan seperti jumlah lompatan yang berurutan. Sensor monitor pintar dari Huawei Band 6 mampu menampilkan detak jantung pengguna, zona detak jantung, kalori yang terbakar, durasi olahraga, dan data olahraga lainnya.

Baca Juga :  Cara Membuat Collaboration Post di Instagram Agar Unggahan Dimiliki Bersama

Sementara baterai diklaim mampu bertahan selama 14 hari, meski digunakan untuk memantau detak jantung dan waktu tidur terus-menerus. Huawei Band 6 mendukung pengisian cepat yang menggunakan pengisi daya magnetis, dan mengklaim bahwa pengisian daya selama lima menit dapat bertahan untuk pemakaian normal selama dua hari.

Baca Juga:
Saingi Tesla, Huawei Siapkan Rp 14,6 Triliun untuk Bisnis Mobil Listrik





Source link

  • Bagikan
Positive SSL