Imbas Terbakar di Bandara, Garuda Indonesia Larang Ponsel Vivo Masuk Kargo

  • Bagikan
f0edd80c 99973 vivo y20 2020


cakrawalarafflesia – Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melarang pengiriman kargo untuk smartphone Vivo. Larangan ini berasal dari surat pemberitahuan Cargo Information Notice (CIN) dengan subjek Pelarangan Pengiriman Kargo Mobile Phone (HP) Vivo Semua Tipe.

Dalam CIN bernomor QA/007/IV/2021 ini, dijelaskan bahwa larangan berasal dari insiden terbakarnya kiriman smartphone Vivo Y20 di Bandara Udara Hong Kong pada 11 April lalu. Pengiriman kargo ini rencananya akan dimuat di pesawat maskapai Hongkong Airlines atau Hong Kong Air Cargo Courier.

“Maka bersama ini kami sampaikan pelarangan/embargo pengiriman handphone merek tersebut melalui kargo udara paralel menunggu hasil proses investigasi oleh Otoritas bandar udara Hong Kong (HKCAD),” tulis surat tersebut, dikutip Rabu (14/4/2021).

Baca Juga :  Jadi Jungler Baru EVOS Legends, Wannn Puji Performa Ferxic

Garuda Indonesia Cargo juga menulis beberapa ketentuan. Pertama, mobile phone (handphone) semua tipe merek Vivo dilarang untuk diterima atau diangkut melalui kargo udara.

Baca Juga:
Duet Kamera Zeiss Optics dan Chipset Handal, Ini Spesifikasi Vivo X60 Pro

Kedua, sparepart, aksesoris, dan selubung (casing handphone tanpa lithium battery) dapat diterima dan diangkut melalui kargo udara.

Ketiga, Petugas Cargo Acceptance/AVSEC harus memastikan setiap pengiriman mobile phone (handphone) yang akan dikirim tidak terdapat handphone merek Vivo (semua tipe), dibuktikan dengan packing list yang ada dan atau pemeriksaan fisik secara acak (random check).

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (Shutterstock)
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (Shutterstock)

Terakhir, semua unit dan personil operasional kargo agar mengimplementasikan Standard Operating Procedures (SOP) secara konsisten dan dimonitor dengan baik guna aspek safety dan security tetap terjaga.

Baca Juga :  TERBARU !! CARA CEPAT DAPAT BANYAK POIN TIKTOK BIASA !! SEMUA BISA LAKUKAN CARA INI ! !

“Peraturan dan prosedur lainnya tetap mengacu pada ketentuan yang dicantum dalam Cargo Handling Manual (CHM). Handling Information Notice (HIN) dan Cargo Handling Information Notice (CIN) yang masih berlaku,” tulis surat tersebut.

cakrawalarafflesia mencoba mengklarifikasi surat ini ke pihak Garuda Indonesia Cargo @garuda_cargo melalui Twitter. Pihak Garuda rupanya membenarkan surat tersebut.

Baca Juga:
Dijual Rp 7 Jutaan dengan Kamera Ciamik, Ini Spesifikasi Vivo X60

“Selamat pagi. Untuk saat ini dapat kami informasikan mengenai CIN tersebut benar bahwa semua ponsel tipe merek Vivo dilarang diterima/diangkut melalui kargo udara. Terima kasih. – Santi,” ujar @garuda_cargo melalui Twitter, Rabu (14/4/2021).





Source link

  • Bagikan