Puluhan Ekor Paus Mati di Madura Karena Sakit

  • Bagikan
6a48c9c5 56246 paus pilot


cakrawalarafflesia – Tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga mengungkapkan 52 paus pilot sirip pendek yang terdampar di Pantai Modung Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur dikarenakan penyakit yang dialami oleh beberapa pemimpin koloni.

Dokter hewan dari FKH Universitas Airlangga Drh. Bilqisthi Ari Putra dalam konferensi pers Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta,  Senin (12/4/2021), tentang hasil investigasi terdamparnya 52 paus pilot sirip pendek Januari lalu,  mengungkapkan bahwa pemimpin koloni paus pilot sirip pendek tersebut menderita kelainan dalam organ sistem navigasinya.

Petugas menggunakan alat berat mengubur bangkai Paus Pilot Sirip Pendek (Globicephala macrorhynchus) yang mati saat terdampar di Pantai Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (20/2/2021).  ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Petugas menggunakan alat berat mengubur bangkai Paus Pilot Sirip Pendek (Globicephala macrorhynchus) yang mati saat terdampar di Pantai Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (20/2/2021). cakrawalarafflesia FOTO/Zabur Karuru

Bilqisthi menyebut organ pemancar sonar yang disebut melon dari pemimpin koloni sebenarnya sehat dan normal, namun bagian otot yang berkaitan dengan organ pemancar sonar tersebut terdapat kematian sel sehingga melon tidak bisa digunakan sepenuhnya dengan optimal.

Baca Juga :  3 Cara Mudah Mengganti Font Android Yang Lebih Menarik

Paus mengandalkan navigasi dari sonar untuk melihat sekeliling dan menentukan arah. Organ navigasi paus yang disebut melon ibarat bola mata yang bisa bergerak ke berbagai arah dengan dibantu oleh otot.

Baca Juga:
5 Penyebab Ikan Paus Terdampar di Perairan Dangkal Jawa Timur Versi BMKG

Namun otot yang melekat pada organ melon paus pemimpin koloni ini mengalami kelainan.

“Ibarat mata manusia itu juling,” kata Bilqisthi.

Petugas menggunakan alat berat mengubur bangkai Paus Pilot Sirip Pendek (Globicephala macrorhynchus) yang mati saat terdampar di Pantai Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (20/2/2021).  ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Petugas menggunakan alat berat mengubur bangkai Paus Pilot Sirip Pendek (Globicephala macrorhynchus) yang mati saat terdampar di Pantai Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (20/2/2021). cakrawalarafflesia FOTO/Zabur Karuru

Paus merupakan mamalia laut yang hidup berkelompok yang dipimpin oleh seekor pemimpin koloni. Koloni 52 ekor paus yang terdampar di Jawa Timur ini dipimpin oleh betina yang juga indukan dengan ukuran paling besar di cakrawalarafflesia paus lainnya.

Baca Juga :  Tumbangkan Aura Fire, Geek Fam Raih Kemenangan Sempurna di MPL Season 7

Karena paus merupakan hewan yang berkoloni, arah pergerakan hewan mamalia laut yang kerap bermigrasi ini mengikuti pemimpin koloni. Namun sayangnya keadaan pemimpin koloni paus pilot ini memiliki kondisi fisiknya tidak sehat dan kelainan navigasi.

Tim FKH Unair menyimpulkan bahwa sebanyak 52 paus terdampar di Pantai Modung dikarenakan mengikuti arah gerak pemimpin yang mengalami kelainan navigasi.

Baca Juga:
Nelayan Ramai-ramai Menolong Paus Terdampar di Kabupaten Tuban

Ke-52 paus yang terdampar tersebut diketahui sedang bermigrasi dalam perburuannya mencari makanan. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan lambung paus yang kosong tanpa ada makanan.





Source link

  • Bagikan