Tips Menyimpan dan Waktu Terbaik Konsumsi Kurma

  • Bagikan
94222dc6 d681 458e bf71 0e54ca940fb8 169

Buah kurma seolah sudah identik dengan momen bulan Ramadan. Kurma kerap ditemui ketika bulan Ramadan tiba.

Pasalnya, teladan umat Islam, Nabi Muhammad SAW memakan buah ini ketika berbuka puasa di bulan Ramadan. Kebiasaan itu kemudian dianjurkan untuk diikuti karena berbagai manfaat yang dikandungnya.

Namun, kapan waktu terbaik mengonsumsi kurma?

Ahli gizi, dr. Fiastuti Witjaksono mengatakan bahwa waktu terbaik mengonsumsi kurma memang saat buka puasa. Menurutnya, konsumsi kurma menjadi pengganti kadar glukosa yang mulai turun setelah berpuasa selama sekitar 14 jam.

“Kurma itu tinggi gula tinggi fruktosa hampir 30-45 gram (per 100 gram yakni 3-5 butir kurma), ini bisa memenuhi kebutuhan seseorang agar glukosanya naik kembali saat berbuka,” katanya saat dihubungi CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Niat Sholat Tarawih dan Artinya di Bulan Ramadhan

Kendati demikian, Fiastuti mengingatkan bahwa konsumsi kurma yang baik cukup satu kali sebanyak 3 sampai 5 butir saja.

“Cukup satu kali saat berbuka puasa, karena sekali makan itu sudah menghabiskan jatah gula satu hari sekitar 40 gram,” tambahnya.

Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh ahli gizi, dr. Samuel Oentoro saat dihubungi secara terpisah. Dia mengatakan bahwa waktu yang tepat mengonsumsi kurma kala bulan Ramadan yakni ketika berbuka puasa.

Sementara, dalam keseharian atau hari-hari biasa, kurma dapat dikonsumsi pada waktu sarapan pagi.

Baca Juga :  Apa Sih Perbedaan Ar-Rahman dan Ar-Rahim?

“Kalau orang bekerja supaya punya energi, karena karbohidratnya cukup.

Tapi kalau saat puasa ramadhan ya pada saat berbuka untuk membatalkan puasa,” katanya.

Cara Menyimpan Kurma

Selain berbagi waktu terbaik konsumsi kurma, Samuel juga
membagikan cara penyimpanan kurmanya yang tepat. Menurutnya, cata menyimpan kurma hampir sama seperti buah lainnya.

“Prinsipnya, dia dimasukkan ke tempat vakum semuanya. Hampir sama seperti memperlakukan ke berbagai macam buah. Dimasukkan dalam tempat vakum supaya enggak terkena bakteri atau kuman dan disimpan di kulkas. Yang bagus sih begitu, supaya awet juga,” paparnya.

(agn)

Source link

  • Bagikan