Bak Hewan Buas, Manusia Pernah Duduki Puncak Predator Selama 2 Juta Tahun

  • Bagikan
9c57ada9 46651 arkeolog


cakrawalarafflesia – Peneliti Israel yang mempelajari nutrisi manusia Zaman Batu mengatakan, manusia purba pernah menjadi puncak predator hiper-karnivora selama dua juta tahun karena memakan kebanyakan daging hewan bertubuh besar.

Penelitian tersebut merupakan kolaborasi cakrawalarafflesia Tel Aviv University (TAU) dan University of Minho di Portugal.

Bertentangan dengan sebagian besar studi tentang pola makan manusia purba, yang sebagian besar didasarkan pada masyarakat pemburu-pengumpul dalam beberapa abad terakhir.

Penelitian terbaru ini mengambil data dari anatomi dan fisiologi manusia modern hingga isotop dalam tulang dan gigi manusia purba.

Baca Juga:
Wow! Arkeolog Temukan Artefak Berusia 9.000 Tahun Berkat Kelinci

Baca Juga :  Beda Spesifikasi Oppo Reno6 vs Realme 8 Pro, Pilih Mana?

“Perilaku manusia berubah dengan cepat, tetapi evolusinya lambat. Apa yang mereka makan akan diingat oleh tubuh, mulai dari metabolisme, genetika, dan fisik,” kata Miki Ben-Dor dari Departemen Arkeologi TAU, dikutip dari Times of Israel, Kamis (8/4/2021).

Para ahli memeriksa keasaman lambung yang berada pada level tinggi. Menurut Ben-Dor, memproduksi dan mempertahankan keasaman yang kuat membutuhkan energi dalam jumlah besar dan itu adalah bukti dari konsumsi produk hewani.

Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]
Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]

Keasaman yang kuat memberikan perlindungan dari bakteri berbahaya ditemukan dalam daging dan manusia prasejarah, sering mengonsumsi daging tua yang mengandung bakteri dalam jumlah besar. Karena itu, diperlukan untuk mempertahankan tingkat keasaman yang tinggi.

Baca Juga :  Lebih Tinggi dari Player MPL, Harga Buy Out Ash Bikin CEO RRQ Kaget

Tim ilmuwan juga mengamati struktur lemak dalam sel manusia. Sama halnya dengan predator, lemak manusia disimpan dalam sejumlah besar sel lemak kecil, sedangkan omnivora cenderung sebaliknya.

Bukti arkeologis lebih lanjut mendukung hipotesis tersebut, termasuk studi tentang isotop stabil dalam tulang manusia prasejarah yang mengarah pada konsumsi daging dengan kandungan lemak tinggi yang kemungkinan berasal dari hewan besar.

Baca Juga:
Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala

“Tampaknya, seperti predator saat ini, perburuan adalah aktivitas utama manusia di sebagian besar evolusi,” tambah Ben-Dor.





Source link

  • Bagikan
Positive SSL