Doa untuk Orang Tua dalam Ayat Alquran

  • Bagikan
8a3aafa7 7c77 4c96 9b1c fa7fd4187133 169

Salah satu perintah Allah yang banyak disebutkan dalam Alquran maupun hadis adalah berbakti pada kedua orang tua.

Orang tua telah berjasa melahirkan dan merawat kita hingga menjadi seorang manusia bermoral baik dan berpendidikan, sehingga mereka harus selalu kita hormati dan doakan.

Berikut kumpulan doa untuk orang tua merujuk ayat-ayat dalam Alquran yang bisa dipanjatkan sebagai salah satu wujud bakti kita sebagai anak.

Petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan berdoa usai melakukan  pemantauan hilal (bulan) untuk menentukan hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah  di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9). Pemantauan hilal yang dilakukan dengan mata telanjang tanpa menggunakan teropong tersebut  memastikan Idul Adha 1436 Hijiriyah jatuh pada 24 September 2015 di wilayah Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc/15.Doa untuk orang tua yang bisa diamalkan (Foto: cakrawalarafflesia FOTO/Abriawan Abhe)
    • Doa untuk orang tua yang pertama:

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

“Wahai Tuhanku, kasihilah keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” (QS. Al-Isra’: 24)

    • Doa untuk orang tua yang kedua:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا

“Wahai Tuhanku. ampunilah aku, ibu-bapakku, dan orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” (QS. Nuh: 28)

    • Doa untuk orang tua yang ketiga:

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

“Wahai Tuhan kami, beri ampun aku dan ibu-bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim: 41)

Baca Juga :  Doa Masuk Rumah, Supaya Dijauhkan dari Setan dan Dimudahkan Rezeki

Mendoakan orang tua termasuk dalam perbuatan berbakti kepada kedua orang tua. Allah sendiri melarang bahkan melaknat perbuatan durhaka kepada orang tua.

Imam Bukhari meriwayatkan dalam Kitabul Adab dari jalan Abi Bakrah Radhiyallahu ‘anhu, telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

أَلاَ أُنَبِّئُكُم بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟ ثَلاَثًا قُلْنَا : بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَالَ : أَلأِشْرَاكُ بِاللَّهِ، وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ، وَكَانَ مُتَّكِئًا فَجَلَسَ فَقَالَ: أَلاَ وَقَوْلُ الزُّورِ، وَشَهَادَةُ الزُّوُرِ، فَمَازَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْنَا : لَيْتَهُ سَكَتَ

Artinya: Maukah aku beritahukan kepadamu sebesar-besar dosa yang paling besar, tiga kali (beliau ulangi). Sahabat berkata, ‘Baiklah, ya Rasulullah’, bersabda Nabi. “Menyekutukan Allah, dan durhaka kepada kedua orang tua, serta camkanlah, dan saksi palsu dan perkataan bohong”. Maka Nabi selalu mengulangi, “Dan persaksian palsu”, sehingga kami berkata, “semoga Nabi diam” [Hadits Riwayat Bukhari 3/151-152 -Fathul Baari 5/261 No. 2654, dan Muslim 87]

Dari Mughirah bin Syu’bah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

إِنَّاللَّهَ تَعَالَى حَرَّمَ عَلَيْكُمْ عُقُوقَ اْللأَمَّهَاتِ، وَمَنْعًا وَهَاتِ وَوَأْدَ اْلبَنَاتِ، وَكَرِهَ لَكُمْ قِيْلَ وَقَالَ، وَكَشْرَةَ اْلسُّؤَالِ، إِضَاعَةَ اْلمَالِ

Artinya: “Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan minta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah membenci padamu banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan)” [Hadits Riwayat Bukhari (Fathul Baari 10/405 No. 5975) Muslim No. 1715 912)]

Baca Juga :  Panduan Tata Cara Bacaan Doa Niat Sholat Sunnah Idul Fitri

Dari Abu Darda bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَاقٌ وَلاَ مُدْمِنُ خَمْرٍ وَلاَ مُكَذِّبٌ باْلقَدَرِ

“Tidak masuk surga anak yang durhaka, peminum khamr (minuman keras), dan orang yang mendustakan qadar.” [Hadits Riwayat Ahmad 6/441 dan dihasankan oleh Al-Albani dalam Silsilah Hadits Shahihnya 675].

Dari Abi Bakrah Radhiyallahu’anhu mengatakan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَا مِنْ ذَنْبِ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا مَعَ مَا يَدَّخِرُلَهُ فِى اْلآخِرَةِ مِنَ اْلبَغْىِ و قَطِيْعَةِ الرَّحِمِ

“Tidak ada dosa yang Allah cepatkan adzabnya kepada pelakunya di dunia ini dan Allah juga akan mengazabnya di akhirat yang pertama adalah berlaku zalim, kedua memutuskan silaturahmi.” [Hadits Riwayat Bukhari dalam Adabul Mufrad (Shahih Adabul Mufrad No. 23), Abu Dawud (4902), Tirmidzi (2511), Ibnu Majah (4211). Ahmad 5/36 & 38, Hakim 2/356 & 4/162-163, Tirmidzi berkata, “Hadits Hasan Shahih”, kata Al-Hakim, ‘Shahih Sanadnya”, Imam Dzahabi menyetujuinya].

Itulah penjelasan singkat mengenai doa untuk orang tua yang dapat Anda amalkan.

(din/fef)


Source link

  • Bagikan
Positive SSL