Doa Sebelum dan Sesudah Belajar

  • Bagikan
cf68ab55 369c 48ac 946a c3f76c2b5b8f 169

Memanjatkan doa belajar merupakan suatu kewajiban yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada seluruh umatnya.

Perintah agar manusia terus menuntut ilmu tanpa batas juga ada dalam sabda Rasulullah, “Tuntutlah ilmu semenjak kamu terbaring di ayunan, sampai beristirahat panjang di liang kubur.”

Akan tetapi, cara mempelajari suatu pengetahuan atau menuntut ilmu memiliki adab, sebagaimana kisah Nabi Musa sebelum berguru pada Nabi Khidir dalam firman Allah berikut ini:

قَالَ لَهُ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰ أَنْ تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا

Artinya: “Musa berkata kepadanya (Khidir), ‘Bolehkah aku mengikutimu agar Engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajarkan kepadamu sebagai petunjuk?”

Dari firman Allah di atas, terbentuklah beberapa poin tentang adab-adab atau tata krama dalam belajar.

    1. Bersikap rendah hati (tawadu) kepada guru.
    1. Menyatakan diri sebagai murid yang belum banyak tahu tentang suatu ilmu.
    1. Mengakui bahwa semua ilmu datang dari Allah.
    1. Minta petunjuk dan bimbingan dari guru.
    1. Tidak menentang atau membantah guru.
    1. Mempelajari ilmu pengetahuan tanpa memperhitungkan status sosial.
    1. Berguru untuk mengabdi dan kemudian mengaji.
    1. Belajar harus untuk ilmu dan bukan yang lain.
Baca Juga :  Keutaman Membaca Doa Iftitah saat Salat

Selain adab-adab belajar, proses mulainya harus diawali dengan niat kemudian berdoa. Namun jangan sekali-kali diniatkan untuk mencari harta atau takhta semata.

Mengutip dari NU Online, berkaitan dengan niat belajar ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنما الأعمال بالنيات، وإنما لكل امرئ ما نوى، فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله، فهجرته إلى الله ورسوله، ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها أو امرأة ينكحها، فهجرته إلى ما هاجر إليه

Artinya: “Seluruh amal perbuatan itu tergantung pada niatnya dan setiap orang hanya (akan memperoleh ganjaran) dari apa yang diniatkannya. Oleh karena itu, barang siapa hijrahnya menuju (keridaan) Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya itu menuju (keridaan) Allah dan rasul-Nya. Barang siapa hijrahnya karena (harta atau kemegahan) dunia yang dia harapkan, atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya.” (HR. Bukhari-Muslim).

Doa Sebelum Belajar

asian primary school students studying in classroom.Foto: Istockphoto/imtmphoto
Ilustrasi. Doa sebelum belajar ringkas.

Berikut bacaan doa sebelum belajar yang dapat diamalkan:

Baca Juga :  Doa Salat Tahajud Rasulullah SAW

رَضِتُ بِااللهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلاَ رَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

Rodlittu billahirobba, wabi islamidina, wabimuhammadin nabiyyaw warasula, robbi zidnii ilmaa warzuqnii fahmaa.

Artinya: “Rida Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Nabi Muhammad sebagai Rasul. Ya Allah, tambahkan kepadaku ilmu dan berikan aku pemahaman yang baik.”

Doa Sesudah Belajar

Ilustrasi BelajarFoto: robarmstrong2/Pixabay
Ilustrasi. Doa sesudah belajar.

Sama seperti sebelum mulai belajar diawali dengan doa, maka setelahnya juga harus ditutup doa supaya ilmu yang sudah diperoleh mendapat keberkahan serta bermanfaat.

اَللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّـبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

Allahumma arinal haqqa haqqan warzuqnat tibaa’ahu. Wa arinal baathila baa-thilan warzuqnaj tinaabahu.

Artinya: “Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehingga kami bisa mengikutinya, dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan sehingga kami dapat menjauhinya.”

Demikianlah doa belajar yang dapat dibaca sebelum atau sesudah menuntut ilmu berdasarkan perintah Allah yang hendaknya tak lupa untuk diamalkan agar mendapat berkah dari-Nya.

(avd/fef)


Source link

  • Bagikan