Pemilik Call of Duty Mobile Raup Pendapatan Rp 145 Triliun Selama 2020

  • Bagikan
7f1acc4e 95914 call of duty mobile


cakrawalarafflesia – TiMi Studios, pengembang permainan seluler milik Tencent di balik permainan Call of Duty: Mobile dan Honor of Kings meraup pendapatan fantastis selama 2020.

Tercatat, mereka mendapatkan pemasukan hingga 10 miliar dolar AS atau Rp 145,1 triliun.

Dikutip dari The Verge, Senin (5/4/2021), angka tersebut menjadikan TiMi sebagai pengembang permainan terbesar di dunia saat ini.

Sebagai perbandingan, Activision Blizzard yang menerbitkan permainan Call of Duty membukukan pendapatan sebesar 8,09 miliar dolar AS atau Rp 117,4 triliun sepanjang 2020.

Baca Juga:
Semakin Agresif, Call of Duty Warzone Berantas Gelombang Cheater

Baca Juga :  Kabar Baik! ShoopePay Berikan Cashback Hingga 90% di Google Play Store dan Codashop

Sejauh ini, Call of Duty: Mobile dilaporkan menjadi permainan seluler terbesar yang pernah dirilis sejak Oktober 2019.

Tercatat, permainan tersebut mengumpulkan lebih dari 100 juta unduhan di seluruh dunia pada minggu pertama kemunculan.

Call of Duty Mobile [Activision].
Call of Duty Mobile [Activision].

permainan TiMi lainnya, Honor of Kings, memang hanya tersedia di China. Namun permainan tersebut memiliki 100 juta pengguna aktif harian dalam catatan November 2020.

Angka fantastis tersebut sepertinya tidak membuat Tencent dan TiMi berpuas diri. Saat ini, TiMi sedang merekrut permainan AAA atau permainan visual terbaik dengan budget besar.

Baca Juga :  Laptop Gaming Rp 10 Jutaan di 2021 Buat Selingi Kesibukan Kamu di Keseharian

Dilaporkan, TiMi ingin membuat permainan metaverse sendiri seperti Fortnite dan Roblox. Sementara Tencent juga membangun studio TiMi di Los Angeles, Amerika Serikat.

Baca Juga:
Map Baru Hadir ke Call of Duty Mobile, Ini Rinciannya

Tencent sendiri merupakan investor besar di beberapa perusahaan permainan yang berbasis di AS. Mereka telah membeli saham untuk permainan League of Legends dari pengembang Riot Games yang kemudian berhasil dibeli penuh pada 2015.





Source link

  • Bagikan
Positive SSL