Mengenal Gejala Hipotiroidisme yang Diidap Baekhyun ‘EXO’

  • Bagikan
f0493b18 df26 4d61 aadc 6c0ff3070262 169
Cakrawalarafflesia — Penyakit hipotiroidisme sedang ramai dibicarakan setelah Baekhyun, salah satu personel boyband asal Korea Selatan ‘EXO’ yang hendak wajib militer (wamil), mengungkapkan masalah kesehatan yang selama ini dialaminya.Diketahui, penyakit hipotiroidisme bisa menyebabkan tenggorokan dan wajah pasien bakal bengkak saat sedang kambuh.

Mengutip dari National Health Service (NHS), penyakit hipotiroidisme merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan pada kelenjar tiroid sehigga tidak memproduksi hormon tiroid dengan baik.

Gangguan hormon ini biasa disebabkan oleh beberapa hal, namun penyebab hipotirodisme paling umum adalah antibodi pada tubuh yang justru menyerang kelenjar tiroid sehingga fungsinya terganggu.

Baca Juga :  Alvin Faiz - Larissa Chou Cerai, Ririn Dwi Ariyanti Disentil Istri Ijonk

Seseorang yang mengalami gejala hipotiroidisme akan mengalami pembengkakan di seluruh wajah, kesulitan bernapas, syok, atau kejang.

Sementara itu, tanda-tanda umum penyakit ini adalah kelelahan, berat badan bertambah, perasaan tertekan, kulit kering dan nyeri otot.

Seperti halnya Baekhyun, penyakit hipotiroidisme juga dapat diderita oleh siapa saja, baik pria maupun wanita, meskipun jumlah penderita wanita tercatat lebih sedikit.

Penyakit ini juga dapat menyerang anak-anak hingga bayi baru lahir atau yang dikenal dengan hipotiroidisme kongenital.

Pengobatan untuk mengurangi atau meringankan gejala yang dialami pasien hipotiroidisme dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat hormon tiroid.

Baca Juga :  aespa Tampilkan Lagu SNSD, NCT 127 dan Red Velvet di ‘Weekly Idol’

Obat ini berfungsi menggantikan hormon tiroid yang kurang aktif. Obat pengganti hormon ini dikonsumsi harian seperti levothyroxine.

Namun sebelum menentukan dosis dan jenis obat hormon tiroid yang dikonsumsi, pasien harus menjalani tes darah rutin.

Setelah pasien mengetahui dosis yang tepat, mereka biasanya akan menjalani tes darah setahun sekali untuk memantau kadar hormon dalam tubuh. Perawatan ini umumnya berjalan seumur hidup.

Apabila pasien hipotiroidisme tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi, seperti penyakit jantung, gondok, masalah kehamilan, dan kondisi yang mengancam jiwa yang disebut myxoedema coma.

(nly/ard)


Source link

  • Bagikan