Duh! Vaksin Johnson & Johnson Gagal Pemeriksaan Kualitas

  • Bagikan
a4fcc00a 61640 johnson johnson


cakrawalarafflesia – Sejumlah vaksin Johnson & Johnson gagal memenuhi standar kualitas dan tidak dapat digunakan.

Perusahaan tidak mengatakan berapa banyak dosis yang tidak sesuai dan tidak jelas bagaimana masalah tersebut akan berdampak pada pendistribusian di masa depan.

“Bahan vaksin yang dibuat oleh Emergent BioSolutions – salah satu dari sekitar 10 perusahaan yang digunakan Johnson & Johnson untuk mempercepat pembuatan vaksin yang baru-baru ini disetujui – tidak memenuhi standar kualitas,” kata J&J dilansir laman Independent, Kamis (1/4/2021).

J&J mengatakan, pabrik Emergent BioSolutions yang terlibat belum disetujui oleh Food and Drug Administration AS (FDA) untuk membuat bagian dari vaksin tersebut.

Baca Juga :  Dukung Hari Bangga Buatan Indonesia, Tokopedia Hadirkan Beragam Keuntungan Berbelanja

Baca Juga:
WHO Rekomendasikan Vaksin Johnson & Johnson untuk Varian Baru Virus Corona

Emergent, yang selama ini memproduksi zat obat curah di salah satu pabriknya di Baltimore menolak berkomentar.

J&J telah berjanji untuk memberikan 20 juta dosis vaksinnya kepada pemerintah AS pada akhir Maret, dan 80 juta dosis lagi pada akhir Mei.

Johnson & Johnson. [Mark Ralston/AFP]
Johnson & Johnson. [Mark Ralston/AFP]

Pernyataannya tentang masalah manufaktur mengatakan pihaknya masih berencana untuk memberikan 100 juta dosis pada akhir Juni dan bertujuan memberikan dosis tersebut pada akhir Mei.

“Presiden Joe Biden telah berjanji memiliki cukup vaksin untuk semua orang dewasa AS pada akhir Mei. Pemerintah AS telah memesan dua dosis dari Pfizer dan Moderna untuk memvaksinasi 200 juta orang yang akan dikirim pada akhir Mei, ditambah 100 juta suntikan dari J&J,” ujar seorang pejabat federal.

Baca Juga :  Microsoft Office di Android Kini Punya Mode Gelap

Seorang juru bicara J&J mengatakan bahwa J&J memenuhi tujuan akhir Maret, tetapi tidak menanggapi pertanyaan tentang apakah pabrik Emergent telah dihapus oleh FDA.

Baca Juga:
WHO Berikan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Johnson & Johnson

Hingga Rabu, J&J telah menyediakan sekitar 6,8 juta dosis, menurut pelacak vaksin online dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.





Source link

  • Bagikan