5 Cara Agar Produksi ASI Busui Melimpah

  • Bagikan
f68a21e3 afae 419d 8a22 185d294fe824 169



f68a21e3 afae 419d 8a22 185d294fe824 169

Jakarta, cakrawalarafflesia —

Di hari pertama menyambut kelahiran bayi, biasanya timbul rasa khawatir akan kecukupan ASI. Pikiran negatif ini pun membuat ibu tergoda untuk memberikan susu formula untuk menutup kebutuhan si kecil.

Valinda Riggins Nwadike, spesialis obstetri dan ginekologi, berkata pada kenyataannya suplai ASI ibu cukup untuk bayi. Namun ada beberapa cara untuk membuat produksinya berlimpah.

“Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk meningkatkan suplai ASI bergantung pada seberapa rendah suplai Anda untuk memulai dan apa yang berkontribusi pada rendahnya produksi,” kata Nwadike. 

1. Lebih sering menyusui

Nwadike menyarankan agar ibu membiarkan bayi yang memutuskan kapan waktunya berhenti menyusu. Lebih sering menyusui akan memicu produksi ASI lebih banyak.

“Saat bayi Anda menyusu pada payudara Anda, hormon yang memicu payudara Anda menghasilkan ASI dilepaskan. Itu adalah let-down reflex,” ujarnya.

Baca Juga :  Memilih Jenis Yoga yang Tepat Sesuai Kebutuhan Tubuh

Let-down reflex terjadi saat otot payudara berkontraksi dan mengeluarkan ASI. Ini terjadi segera setelah bayi mulai menyusu. Artinya, makin sering menyusui, makin banyak ASI.

2. Pompa di sela waktu menyusui

Memompa ASI akan membantu ibu menghindari mastitis (payudara bengkak) juga menyediakan ASI buat si kecil saat tidak bisa menyusui secara langsung (direct breastfeeding). Ternyata memompa ASI di sela menyusui bisa memicu produksi ASI. Sebaiknya hangatkan payudara agar proses memompa lebih nyaman dan mudah.

3. Menyusui dari kedua sisi

Biasakan bayi untuk menyusu dari kedua sisi. Kadang posisi menggendong dengan meletakkan bayi di sisi kiri memang lebih nyaman. Namun coba untuk pindahkan bayi ke payudara kedua saat proses menyusu muai melambat atau berhenti.

“Stimulasi saat kedua payudara disusui dapat membantu membuat produksi ASI melimpah. Memompa ASI dari kedua payudara secara bersamaan juga bisa meningkatkan produksi ASI dan menghasilkan kandungan lemak yang lebih tinggi pada ASI,” jelas Nwadike.

Baca Juga :  Bisa mencegah anemia, ini 4 manfaat daun kelor untuk kesehatan

4. Kue laktasi

Mungkin selama kehamilan, camilan jadi teman setia saat santai. Porsinya yang kecil tidak membuat ibu lekas ‘begah’. Di masa menyusui pun camilan tetap disarankan tetapi pilih camilan yang mampu mendorong produksi ASI seperti kue laktasi. Kue atau kukis ini biasanya dijual di pasaran dengan rasa nikmat.

5. Suplemen atau jamu

Sebenarnya tidak masalah mengonsumsi suplemen atau jamu selama menyusui. Namun ini perlu dikonsultasikan dengan dokter. Kadang suplemen atau jamu yang disebut ‘obat herbal’ pun bisa mengakibatkan efek samping.

“Selalu bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen baru, terutama saat menyusui. Bahkan pengobatan alami dapat menyebabkan efek samping,” kata Nwadike.

KLIK DI SINI UNTUK ARTIKEL SELANJUTNYA

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]






Source link

  • Bagikan