10 Pemuda di Langsa Aceh Perkosa Anak di Bawah Umur

  • Bagikan
19edb1f6 d9a2 43ce b525 9b4b34612d7b 169



19edb1f6 d9a2 43ce b525 9b4b34612d7b 169

Banda Aceh, cakrawalarafflesia —

Personil Polres Langsa, Aceh, menangkap 10 pemuda yang melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur secara bergilir.

Aksi rudapaksa para pemuda itu dilakukan di sebuah rumah kosong di kawasan Kecamatan Langsa Kota.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro mengatakan 10 pemuda yang terlibat pemerkosaan itu berinisial MRA (17), MS (18), MOS (19), MVP (15), MRE (18), NS (17), MH (19), MKA (21), MNH (17). Sementara satu pelaku lainnya berinisial BK (19) sedang dalam pengejaran.

“Tersangka BK berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian polisi (DPO),” kata Agung saat dikonfirmasi, Selasa (31/3).

Agung menjelaskan, tindak pidana pelecehan seksual dan pemerkosaan itu bermula dari ketidaksanggupan MRA membayar utang ke MS. Sehingga MRA membawa seorang teman perempuannya ke MS guna berhubungan seksual sebagai pengganti utang uang.

Baca Juga :  Gaji PNS Diubah, Berikut Daftar Tunjangan yang Dihapus

Peristiwa itu, kata Agung, kemudian dimanfaatkan tersangka lainnya yakni MOS, MPV, MRE, NS, MKA, MH, MHB dan BK (DPO) untuk menyalurkan nafsu mereka.

“Pemerkosaan anak di bawah umur ini awalnya tersangka MRA punya utang terhadap MS. Karena tak sanggup bayar, makanya MRA menyerahkan teman wanitanya ke MS untuk dilakukan hubungan seksual sebagai ganti utang,” jelas Agung.

Agung menerangkan perkara itu terungkap setelah orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Polres Langsa pada 18 Maret 2021.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengumpulkan sejumlah keterangan dan menemukan 2 alat bukti yang cukup, sehingga dilakukan upaya penangkapan.

Baca Juga :  Pelantikan: 5 Menteri Berjas Hitam, Risma Berkebaya Merah

Tersangka berinisial NS, MKA, MH, MNH, MRA, MRE, MVP ditangkap pada hari Sabtu (20/3). Mereka ditangkap di rumah masing-masing, sedangkan MS dan MOS menyerahkan diri ke Polres Langsa.

Atas peristiwa itu, polisi menjerat 10 pemuda yang melakukan pemerkosaan itu dengan pasal Pasal 47 Sub Pasal 46 dan atau Pasal 50 Sub Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat Sub Pasal 55 KUHPidana Sub Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Ancaman hukuman penjara paling lama 200 bulan dan UU Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak pengurangan 1/3 hukuman dari ancaman orang dewasa,” kata Agung.

(dra/kid)

[Gambas:Video CNN]






Source link

  • Bagikan