Ketua PBB Sebut Distribusi Vaksin Global Tidak Adil

  • Bagikan
74b5df1f 73429 ilustrasi vaksin covid 19 unsplashathakannural


cakrawalarafflesia – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengkritik negara-negara maju karena menciptakan “persediaan” vaksin virus Corona (Covid-19).

Dia meminta negara-negara tersebut untuk berbagi dengan negara lain di seluruh dunia guna membantu mengakhiri pandemi.

“Saya sangat prihatin dengan distribusi vaksin yang sangat tidak adil ini di dunia. Ini adalah kepentingan semua orang untuk memastikan vaksin diberikan sesegera mungkin dan dengan cara yang adil,” kata Guterres, dikutip dari Science Alert, Selasa (30/3/2021).

Guterres menambahkan bahwa setiap orang di seluruh dunia harus divaksinasi dan vaksin harus dianggap sebagai barang publik yang bersifat global.

Baca Juga :  First Raiders Wakili Indonesia di FFWS 2021 Singapura

Baca Juga:
Ketua PBB Kritik Negara Kaya yang Timbun Vaksin Covid-19 Melebihi Kebutuhan

Kepala PBB mengkritik “kepentingan pribadi” negara-negara maju karena membuat pasokan vaksin melebihi kebutuhan penduduknya.

Ia menyerukan untuk tidak menimbun vaksin karena itu adalah tindakan yang tidak masuk akal.

Logo PBB. (Shutterstock)
Logo PBB. (Shutterstock)

“Kami telah menghimbau negara-negara maju untuk berbagi beberapa vaksin yang telah mereka beli. Dalam banyak kasus, mereka telah membeli lebih dari yang mereka butuhkan,” tambah Guterres.

Baca Juga :  RRQ vs EVOS Hadir di MPL Season 7, Ini 5 Pertandingan Terakhirnya

Guterres menyesalkan bahwa sistem bantuan vaksin internasional Covax untuk negara-negara yang kurang beruntung mengalami kesulitan karena “ada banyak penimbunan.”

Ia mengatakan bahwa untuk mengakhiri pandemi, itu sangat bergantung pada kemungkinan untuk memvaksinasi secepat mungkin populasi di seluruh dunia.

Baca Juga:
PBB-China Berunding Bahas Akses Tanpa Batas ke Xinjiang

Guterres juga memohon untuk mendukung mekanisme yang didukung oleh G20 untuk menerapkan rencana vaksinasi global.





Source link

  • Bagikan
Positive SSL