Duo Rider Yamaha Punya Strategi Rebut Kemenangan dari Ducati Di Qatar

  • Bagikan
61550e94 duo rider yamaha punya strategi rebut kemenangan dari ducati di qatar


Berita MotoGP: Duet rider tim Yamaha, Maverik Vinales dan Fabio Quartararo beberkan strateginya untuk merebut kemenangan dalam dua balapan di Sirkuit Losail Qatar.

Duel cakrawalarafflesia Yamaha dan Ducati nampaknya bakal jadi perhatian utama saat bergulirnya MotoGP Qatar 2021, Minggu 28 Maret 24.000 WIB.

Sebagaimana diketahui, meskipun dua tim tersebut sangat kuat di Sirkuit Losail namun Ducati nampaknya jauh lebih unggul di sirkuit ini.

Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, berhasil menduduki posisi start terdepan usai menorehkan waktu tercepat 1 menit 52,772 detik pada sesi kualifikasi. Kemudian disusul Fabio Quartararo dengan torehan waktu tercepat 1 menit 53,038 detik.

Di tempat ketiga ada Maverick Vinales yang lantas melengkapi baris pertama dengan torehan waktu 1 menit 53,088 detik.

Baca Juga :  Hasil Warm-Up MotoGP Portugal: Miller Bersinar, Rossi dan Marquez Terpuruk

Dengan situasi seperti ini, peluang Yamaha untuk merebut kemenangan pun semakin tinggi. Apalagi Jack Miller yang sejatinya diunggulkan hanya mampu menempati urutan kelima dengan selisih 0,443 dari rekan setimnya.

“Target saya adalah start yang bagus dan agresif sejak awal. Menurut saya, lima putaran awal akan sangat penting,” papar Fabio Quartararo sebagaimana dikutip dari Crash.

“Semoga saja posisi saya tidak melorot (dari kedua). Yang pasti, pada lap-lap awal kami harus menjadi pihak yang agresif dan mencuri posisi dari lawan,” tandas rider berjuluk El Diablo itu.

Sementara itu, Vinales punya strategi berbeda. Rider asal Spanyol itu ingin lebih cermat dalam menyalip agar tidak menghabiskan ban.

“Balapan cukup panjang. Soal strategi, Anda punya dua alternatif. Anda harus memilih melaju kencang pada 10 lap akhir, atau 10 putaran awal. Masalahnya, 10 putaran akhir sangat penting untuk ban. Jadi, kami harus pintar mengatur lomba,” urai Maverick Vinales.

Baca Juga :  Joan Mir Desak FIM Lakukan Perombakan Aturan Kualifikasi

“Kami hanya punya dua atau tiga area untuk menyalip dan butuh daya cengkeram bagus. Jadi, kami butuh menyalip tanpa harus menghabiskan ban. Kami harus pintar,” tukas rider berjuluk The Top Gun tersebut.

Duet Yamaha tentu tak bisa hanya mengandalkan kecepatan untuk mengalahkan skuat asal Borgo Panigale tersebut. Sebab, laju motor Desmodici GP amatlah kencang di lintasan lurus. Bahkan, Johann Zarco (Pramac Ducati) mampu memecahkan rekor top speed dengan torehan 362,4 kilometer per jam (km/jam).

Artikel Tag: yamaha, Ducati, motogp qatar





Source link

  • Bagikan