Jokowi; Bongkar Jaringan Bom Makassar Sampai ke Akar

  • Bagikan
f432b25c presiden joko widodo 3 169



presiden joko widodo 3 169

Jakarta, cakrawalarafflesia —

Presiden Joko Widodo memerintahkan Kepala Kepolisian RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo membongkar jaringan terorisme menindaklanjuti ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar pada Minggu (28/3).

“Terkait dengan kejadian aksi terorisme di pintu masuk Gereja Katedral Makassar hari ini, saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah perintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,” kata Jokowi dalam keterangan resmi pada Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (28/3).

Baca Juga :  gigi hadid hamil anak zayn malik

Jokowi menegaskan terorisme merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak memiliki kaitan dengan ajaran agama apa pun. Ia menyatakan bahwa aparat penegak hukum tidak akan membiarkan peristiwa semacam ini dan akan bekerja dengan tuntas.

“Seluruh aparat negara tak akan membiarkan tindakan semacam ini,” ungkap Jokowi.

“Saya meminta masyarakat tetap tenang menjalankan ibadah karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk ibadah tanpa rasa takut,” sambungnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat agar memerangi terorisme dan radikalisme yang bertentangan dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa.

“Untuk para korban yang luka-luka kita mendoakan agar segera diberikan kesembuhan dan negara menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban,” tandasnya.

Baca Juga :  Beredar Buku Nikah Palsu, Kemenag Beri Panduan Cara Mengenali Buku Nikah Asli

Polisi sebelumnya mengatakan terduga pelaku bom bunuh diri terdiri dari dua orang.

Dua terduga pelaku bom bunuh diri tersebut pada awalnya hendak memasuki pelataran atau halaman gereja. Saat itu tengah ramai jemaah misa. Namun, dua terduga pelaku mendapat pengadangan dari pihak sekuriti gereja.

Petugas masih menyelidiki lebih lanjut terkait peristiwa ledakan tersebut. Termasuk terhadap dugaan keterkaitan dengan jaringan terorisme.

(ryn/pris)

[Gambas:Video CNN]





Source link

  • Bagikan