Heboh Tsunami Aceh 2004 Ulah Nuklir, BMKG Beberkan 7 Fakta

  • Bagikan
89fb361b liburan di pltd apung 169



liburan di pltd apung 169

Jakarta, cakrawalarafflesia —

Fenonema tsunami dahsyat telah meluluhlantahkan Aceh pada tahun 2004. Sejumlah pihak mengaitkan fenomena itu akibat dari rekayasa senjata thermonuklir negara adidaya untuk tujuan tertentu.

Kepala bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono punya jawaban untuk membantah kaitan senjata thermonuklir dengan tsunami di Aceh. Dia menegaskan fenomena yang menelan banyak korban jiwa itu dipicu gempa tektonik.

Berikut tujuh fakta terkait dengan fenomena tsunami di Aceh.





1. Ada fase gelombang badan

Daryono mengatakan data rekaman getaran tanah dalam seismogram menunjukkan adanya rekaman gelombang badan (body) berupa gelombang P (Pressure) yang tercatat tiba lebih awal dibandingkan gelombang S (Shear) yang datang berikutnya, yang selanjutnya diikuti oleh gelombang permukaan (surface).

Baca Juga :  Waspada! Jangan Tertipu Emulator PlayStation Palsu di Google Play Store

“Munculnya fase-fase gelombang body ini menjadi bukti kuat bahwa gempa dan tsunami Aceh dipicu oleh aktivitas tektonik, bukan ledakan nuklir,” kata Daryono.

2. Patahan batuan

Daryono menuturkan deformasi terjadi di Samudra Hindia sebelah barat Aceh sebelum tsunami. Hal itu tampak dari munculnya gelombang S (Shear) yang kuat pada seismogram. Hal itu menunjukkan adanya proses pergeseran (shearing) yang terjadi secara tiba-tiba pada kerak bumi akibat terjadinya patahan batuan dalam proses gempa tektonik, bukan akibat ledakan nuklir.

Baca Juga :  Realme C20, Ponsel Rp 1 Jutaan Baterainya Gahar Resmi Gebrak Tanah Air

3. Gempa tektonik

Deformasi dasar laut di Samudra Hindia sebelah barat Aceh pada 26 Desember 2004 adalah gempa tektonik. Hal itu dibuktikan dengan adanya variasi bentuk awal gelombang P berupa gerakan kompresi (naik) dan dilatasi (turun) pada seismogram yang tercatat di stasiun-stasiun seismik BMKG.

Jika sumbernya ledakan nuklir, maka semua catatan seismogram di berbagai stasiun seismik diawali dengan gerakan naik (kompresi) pada gelombang P tersebut.


Gempa Besar di Aceh Sudah Diprediksi Sejak 2002

BACA HALAMAN BERIKUTNYA






Source link

  • Bagikan