9 Poin Penting Diet saat Menstruasi

  • Bagikan
d46a5a34 f271 4071 b3e1 a938a56c2b53 169
Jakarta, cakrawalarafflesia —

Fase datang bulan merupakan masa-masa yang dinilai relatif mudah untuk mengalami kegemukan atau kenaikan berat badan.

Hal tersebut terjadi karena perubahan hormon yang mampu membuat suasana hati kurang baik dan mudah stres, sehingga memicu meningkatnya nafsu makan.

Lantas apakah mungkin wanita yang sedang dalam siklus bulanannya bisa menurunkan berat badan? Berikut 9 poin penting diet pada masa menstruasi.

1. Kenali Siklus Haid

Ilustrasi KalenderMencatat siklus bulanan jadi salah satu poin dalam diet saat menstruasi (Foto: webandi/Pixabay)

Setiap kali Anda mengalami siklus menstruasi, Anda perlu mengingat-ingat tanggalnya, baik itu tanggal mulai dan juga tanggal berakhirnya menstruasi.

Hal ini perlu diperhatikan dan bahkan dihafalkan sebab siklus haid tersebut pun terdiri dari 3 fase, yakni fase hari pertama hingga hari ke-13 (fase folikuler), fase hari ke-15 hingga 28 (fase luteal), serta fase pramenstruasi.

2. Minum Banyak Air Putih

Ilustrasi Minum Air putihFoto: tookapic/Pixabay
Ilustrasi. Minum air putih yang banyak adalah salah satu poin dalam diet saat menstruasi

Supaya Anda bisa menurunkan berat badan dan mencegah kegemukan pada waktu menstruasi, penting untuk minum banyak air putih.

Selain menurunkan risiko dehidrasi, konsumsi air putih yang maksimal (10-12 gelas per hari) akan membuat Anda merasa kenyang dan enggan untuk makan banyak.

Keuntungan sebenarnya dari mengonsumsi air putih adalah karena air tak memicu kenaikan berat badan. Air putih banyak adalah asupan tepat untuk mengurangi potensi retensi dan tubuh membengkak.

3. Menambah Asupan Zat Besi

Perubahan suasana hati yang membawa Anda semakin ingin makan lebih banyak dapat juga diatasi dengan cara mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat besi tinggi.

Baca Juga :  7 Hewan Peliharaan yang Cocok untuk Anak

Saat menstruasi, Anda juga dianjurkan untuk menambah asupan zat besi dari suplemen supaya suasana hati bisa diperbaiki dan bahkan juga menurunkan risiko tubuh cepat lelah.

4. Menghindari Makanan Tak Sehat

Ilustrasi burgerHindari keinginan makan junk food saat diet di masa menstruasi (Foto: Pixabay/nahandro)

Beberapa jenis makanan mampu meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Jenis makanan yang perlu dibatasi maupun dihindari sementara saat menstruasi cakrawalarafflesia lain makanan cepat saji, makanan kaleng, makanan olahan, tinggi garam dan gula, tinggi lemak jenuh dan lemak trans, alkohol, serta kafein.

5. Mengonsumsi Cokelat

Salah satu makanan yang dianjurkan supaya Anda bisa memiliki suasana hati yang senang selama menstruasi sehingga menekan nafsu makan berlebihan adalah cokelat.

Kadar serotonin atau hormon bahagia di dalam tubuh otomatis akan bertambah saat Anda mengonsumsi cokelat. Jenis cokelat yang dianjurkan adalah cokelat hitam dengan sedikit kandungan gula.

Ketika kadar serotonin naik dan stabil, biasanya keinginan untuk makan banyak pun dapat ditekan secara alami.

6. Perbanyak Makan Buah dan Sayur

Female hand pours a smoothie of banana and spinach in glass on a wooden tablePerbanyak konsumsi buah dan sayur saat diet di masa menstruasi (Foto: iStockphoto/iprogressman)

Selama menstruasi, Anda bisa mengonsumsi sayuran dan buah untuk menurunkan potensi kenaikan berat badan. Kandungan serat di dalam sayuran dan buah juga cukup tinggi sehingga menjadikan perut tak gampang lapar.

Mengonsumsi buah seperti apel, pisang, dan alpukat lebih dianjurkan. Sementara itu, makan sayur seperti bayam akan menambah asupan magnesium yang akan mendukung suasana hati jauh lebih baik.

Baca Juga :  150 Ribu Pekerja Gagal Dapat BLT Upah

7. Konsumsi Teh Hijau atau Teh Ginseng

Bila Anda mempertimbangkan untuk konsumsi teh supaya berat badan tak gampang naik dan justru bisa turun di saat menstruasi, teh yang perlu dipilih juga harus tepat, yaitu teh ginseng atau teh hijau saja tanpa gula.

Teh hijau menawarkan kandungan antioksidan tinggi, sementara teh ginseng Korea biasanya akan menormalkan kadar gula darah sehingga tak mudah mengalami lonjakan.

8. Olahraga ‘Body Building’

Part of young man in sportswear doing squat at gymJangan lewatkan kebiasaan olahraga dalam upaya diet saat menstruasi (Foto: iStockphoto/nortonrsx)

Pada fase luteal dan folikuler, penting untuk memilih melakukan latihan seperti body building. Melakukan latihan fisik jenis ini di fase folikuler akan membantu pembentukan otot lebih mudah karena terjadi peningkatan hormon estrogen.

Jadi, melakukan body building 3 kali sepekan dengan intensitas sedang akan membantu mengecilkan badan secara efektif. Olahraga seperti body building dan sprint mampu menjadi cara menurunkan berat badan secara cepat di fase luteal.

Dalam metode diet saat menstruasi, apabila Anda mencari cara membakar lemak agar tidak mudah gemuk, maka cara ini boleh untuk Anda coba praktikkan.

9. Diet Rendah Karbohidrat dan Rendah Kalori

Selain menghindari gula dan garam tinggi, Anda perlu memerhatikan asupan karbohidrat dan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Anda dapat melakukan pembatasan asupan karbohidrat dan kalori di fase pertama menstruasi.

Diet saat menstruasi juga harus dilakukan dengan tetap memperhatikan kebutuhan gizi harian. Hal utama yang harus dilawan adalah impulsif berkeinginan meningkatkan suasana hati dengan makan tak terkontrol.

(din/fjr)


Source link

  • Bagikan