Penerbangan Bandara Halim Dialihkan ke Soetta

  • Bagikan
1515d443 pesawat trigana air tergelincir di bandara halim perdanakusuma ist via detik 169

pesawat trigana air tergelincir di bandara halim perdanakusuma ist via detik 169

Jakarta, cakrawalarafflesia – PT Angkasa Pura II (Persero) menginformasikan Bandara Halim Perdanakusuma masih ditutup untuk penerbangan sipil pada Minggu (21/3/2021). Penutupan itu berlangsung selama 24 jam sebagai dampak dari pesawat kargo Trigana Air yang mengalami kejadian keluar landasan (excursion) pada Sabtu (20/3/2021)

Menyusul hal tersebut, penerbangan pada 21 Maret 2021 (keberangkatan dan kedatangan) di Bandara Halim Perdanakusuma akan dialihkan (divert) ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat yang memiliki tiket keberangkatan atau kedatangan di Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu 21 Maret 2021 agar dapat berkoordinasi dengan maskapai mengenai perubahan jadwal atau rute penerbangan seiring dengan dialihkannya penerbangan dari Halim Perdanakusuma ke Soekarno-Hatta,” ujar VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano dalam siaran pers yang diterima cakrawalarafflesia.

Baca Juga :  BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair, Pengusaha Dapat Bertahan Lebih dari 12 Bulan

Pesawat kargo Trigana Air Boeing 737-500 nomor registrasi PK-YSF mengalami kejadian keluar landasan (excursion) di Bandara Halim Perdanakusuma, kemarin. Tidak ada korban jiwa di dalam kejadian tersebut.

Proses sterilisasi runway dari pesawat tersebut harus dilakukan melalui proses pemindahan pesawat ke area hangar di Bandara Halim Perdanakusuma .

“Kondisi runway Bandara Halim Perdanakusuma tidak dapat dioperasikan karena terhalang oleh pesawat kargo Trigana Air [Blocked by Aircraft]. Saat ini masih dilakukan upaya pemindahan pesawat. Sejalan dengan hal tersebut, Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu 21 Maret 2021, selama 24 jam, belum dapat melayani penerbangan sipil,” ujar Yado.

Baca Juga :  Soft Opening Cafe Literasi, Perpusda Kepahiang Ajak Pelaku Usaha UKM Ikut Terlibat

PT Angkasa Pura II juga telah mengaktifkan SOP multi-airport system di empat bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati) dan Bandara Husein Sastranegara (Bandung).

Multi-airport System diaktifikan sehingga di saat Bandara Halim Perdanakusuma ditutup, maka Bandara Soekarno-Hatta siap mendukung untuk melayani penerbangan yang dialihkan dari Halim Perdanakusuma. Sementara itu, Bandara Kertajati dan Bandara Husein Sastranegara dalam posisi siaga.

(miq/miq)


Source link

  • Bagikan