Manajemen Bahan Bakar dan Ban Jadi Faktor Kunci di Balapan MotoGP Qatar

  • Bagikan
613a043e manajemen bahan bakar dan ban jadi faktor kunci di balapan motogp qatar


Berita MotoGP: Salah satu faktor penting untuk bisa menaklukkan balapan di Sirkuit Losail dalam gelaran MotoGP Qatar adalah manajemen bahan bakar dan ban. Hal ini diungkapkan oleh bos KTM, Mikael Leitner.

Ducati dan Jack Miller difavoritkan menang dalam balapan perdana MotoGP 202 di  MotoGP Qatar menyusul hasil tes pramusim.

Namun, tim-tim rival memprediksi Ducati akan mengurangi tenaga Desmosedici GP21 untuk lomba nanti karena batasan jumlah bahan bakar maksimal 22 liter untuk lomba berdurasi 22 lap atau setara 118,66 km (panjang trek Losail: 5,380 km).

Selain waktu lap, top speed Ducati Desmosedici GP21 juga terbilang menakutkan setelah pebalap tim satelit Johann Zarco (Pramac Racing) melesat hingga 357,6 km/jam. Torehan Zarco tak bisa menjadi rekor karena dibuat bukan pada akhir pekan lomba.

Baca Juga :  Hanya Butuh 14 Poin untuk Joan Mir Jadi Juara Dunia MotoGP

Dengan begitu, rekor resmi kecepatan maksimal MotoGP masih dipegang Dovizioso yang menembus 356,7 km/jam di sesi latihan bebas ketiga (FP3) GP Italia 2019. Dovi melakukannya di Sirkuit Mugello dengan Ducati Desmosedici GP19.

Bila Ducati menguasai tes pramusim lewat waktu lap dan top speed, Yamaha punya kecepatan balapan (race pace) terbaik di cakrawalarafflesia pabrikan lainnya. Menariknya, meskipun kerap bagus dalam tes resmi di Doha, Yamaha terakhir menang pada 2017 silam.

Sejak Losail menjadi tuan rumah MotoGP pada 2004, Yamaha menjadi pabrikan yang paling sering menang masing-masing lewat Valentino Rossi empat kali (2005, 2006, 2010, 2015), Jorge Lorenzo tiga (2012, 2013, 2016), dan Vinales satu (2017). Setelah itu, dalam dua gelaran terakhir lomba di Losail, Ducati menggeser dominasi Yamaha dengan dua kemenangan beruntun.

Baca Juga :  Bos Honda Benarkan Timnya Dalam Kondisi Kurang Baik

Leitner pun menjelaskan bahwa manajemen bahan bakar dan ban akan berperan penting sebagai penentu kemenangan di MotoGP Qatar.

“Mengacu motivasi dan hasil tes, Ducati difavoritkan menang. Tetapi, mereka juga harus bisa mengatasi kendala jumlah bahan bakar. Yamaha juga kuat. Jangan pula pernah meremehkan Suzuki. Waktu lap Aprilia juga bagus karena Aleix Espargaro sangat cepat jika melibas satu putaran,” tutur Leitner

Sebagian tim juga mengeluhkan performa ban saat tes lalu. Hingga kini, belum ada yang tahu bagaimana performa dan reaksi ban setelah melibas 22 lap lomba dengan beban yang lebih besar di lap-lap awal.

“Ban juga akan berperan sangat krusial pada lomba. Menarik melihat bakal seperti apa performa ban saat lomba nanti,” tukasnya.

Artikel Tag: motogp qatar, MotoGP 2021





Source link

  • Bagikan