Nyetel dengan Motor Honda, Pol Espargaro Pede Bisa Rebut Gelar Juara

  • Bagikan
21af643f nyetel dengan motor honda pol espargaro pede bisa rebut gelar juara


Berita MotoGP: Pol Espargaro mengaku semakin paham dengan karakter motor RC213V usai menjalani tes pramusim MotoGP 2021. Hal itu membuatnya semakin optimistis punya masa depan cerah bersama Repsol Honda.

Sebelumnya, Pol Espargaro sempat merasa khawatir soal proses adaptasinya bersama tim dengan motor besutan Honda tersebut. Namun di luar dugaan, ia mampu memahami karakteristik RC213V dengan cepat.

Espargaro sendiri memulai tes pramusim hari pertama dengan menempati peringkat ke-17 (1 menit 55,878 detik) ketika sang kakak Aleix Espargaro (Aprilia Racing) menjadi penguasa klasemen. Pada hari kedua, Espargaro sukses naik empat peringkat dengan catatan waktu 1:54,673.

Pada hari ketiga, ia sukses menembus peringkat lima besar (1:54,899), meskipun catatan waktunya pada hari keempat meningkat (1:54,001) namun ia harus turun ke peringkat sepuluh usai mengalami kecelakaan di saat para rider lain juga semakin melesat.

Baca Juga :  Pol Espargaro Antusias Jalani Balapan di GP Catalunya

Walau catatan waktu terbaiknya meningkat, Espargaro menilai motornya belum dipacu hingga batas maksimal. Ia pun menegaskan bahwa tolok ukur kompetitif bisa dilihat saat kualifikasi balapan perdana di Qatar.

Espargaro juga tak ragu menyebut RC213V adalah motor yang paling cocok dengan gaya balapnya sejauh ini.

“Hanya waktu yang bisa menunjukkan apakah saya kompetitif atau tidak (dengan Honda), tapi di cakrawalarafflesia semua motor yang ada di grid, motor ini yang cocok dengan gaya saya. Saya senang dan memiliki waktu bagus setiap kali saya menaikinya,” ujarnya usai melahap 65 lap.

“Saya masih tidak bisa bilang apakah siap memperjuangkan sesuatu yang besar di balapan pertama, tapi saya hampir dekat. Setiap kali, saya keluar ke trek, saya belajar sesuatu yang baru. Masa depan dengan Honda tampaknya akan indah. Ini mungkin akan jadi musim yang bagus, tapi ini baru awalnya.”

Baca Juga :  Valentino Rossi Tak Sabar Nantikan Balapan di Jerez. Yakin Bisa Juara?

 “Saya mulai memahami apa yang harus dilakukan untuk mengendarai motor ini. Anda harus membawanya ke batas dan kadang, melebihi batas. Itu kenapa Marc (Marquez) sering jatuh. Tapi itu yang saya suka tentang dia,” tutur Polyccio.

Sementara soal kecelakaan yang ia alami, Espargaro mengungkapkan bahwa ia sempat melakukan uji coba terhadap beberapa variasi ban, hal itulah yang membuatnya terjatuh.

“Itu crash yang aneh. Saya menguji beberapa ban dan saya tak memakai ban yang tepat untuk kondisi tersebut. Katakan saja, itu bukan jatuh yang Anda inginkan. Saya berharap jatuh ketika sedang mendorong batas. Tapi, tidak seperti itu, tapi pada lap ketiga dan ban medium,” pungkas rekan setim Marc Marquez tersebut.

Artikel Tag: Pol Espargaro, MotoGP 2021, repsol honda, RC213V





Source link

  • Bagikan