Industri ponsel China hadapi tantangan baru setelah pandemi

  • Bagikan
a5188db9 2019 04 11t110934z 1026996106 rc13b0f5ba20 rtrmadp 3 huawei smartphone
CR – Pengiriman ponsel di China mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu, namun, juga mengalami tantangan baru setelah dilanda pandemi virus corona.

Awal 2020 lalu, manufaktur ponsel di China mengalami gangguan dan daya beli konsumen menurun karena pandemi COVID-19, dikutip dari Reuters, Jumat.

Industri ponsel dan perekonomian di China sebagian besar sudah pulih, namun, perusahaan kini menghadapi tantangan berupa kekurangan pasokan chip.

Berbagai faktor mempengaruhi pasokan chip yang turun, cakrawalarafflesia lain salah perhitungan permintaan, pabrik tutup dan perang dagang cakrawalarafflesia Amerika Serikat dengan China.

Baca Juga :  SEVENTEEN Dipastikan Absen dari Konser Akhir Tahun Big Hit

Sejumlah perusahaan otomotif melaporkan kendala pasokan chip pada akhir Desember lalu.

Kekurangan chip ini melanda berbagai tipe perangkat keras, termasuk ponsel.

Akhir Februari lalu, wakil direktur di Xiaomi Corp, Lu Weibing mengunggah di media sosial China soal “kekurangan ekstrem” untuk pasokan chip.

Xiaomi merupakan salah satu produsen yang memperbanyak produksi pada akhir tahun lalu, untuk memenuhi penjualan yang kuat karena sanksi AS terhadap Huawei Technologies Co Ltd.

Baca Juga :  6 Tips Agar Aman Saat Belanja di Toko Online

Analis berpendapat kenaikan produksi ini berkontribusi terhadap kekurangan pasokan chip.

Pengiriman ponsel pintar di China naik 236,6 persen secara tahunan, menjadi 21,3 juta unit pada Februari lalu, berdasarkan data China Academy of Information adn Communication.

Angka tersebut naik dibandingkan Februari 2020 yang sebanyak 6,3 juta unit, dan lebih tinggi dibandingkan pencapaian Februari 2019 yaitu sebesar 14,9 juta.

Pasar ponsel pintar di China sudah kembali seperti sebelum dilanda pandemi COVID-19.

Source link

  • Bagikan