Nyeri punggung bisa jadi gejala baru virus corona, waspada!

  • Bagikan
f24200c2 331218287p

HealthJAKARTA. Saat ini, gejala baru Covid-19 semakin beragam dan mungkin sulit dikenali. Gejala yang paling banyak dialami adalah demam, batu terus menerus, dan anosmia atau kehilangan indra penciuman dan pengecap.

Selain gejala-gejala itu, ahli menemukan bahwa sakit punggung juga bisa menjadi gejala terinfeksi virus corona. Sakit punggung bisa disebabkan oleh sesuatu yang serius.

Dilansir Express.co.uk, Minggu (7/3/2021), beberapa orang yang terinfeksi Covid-19 melaporkan mengalami nyeri punggung tidak biasa.

Baca Juga :  Tips Memutihkan Ketiak yang Menghitam dengan Cepat

“Sekitar 15% dari semua pasien Covid-19, melaporkan sakit atau nyeri punggung aneh,” kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ahli meyakini, sakit punggung yang dirasakan pasien Covid-19 disebabkan oleh respons peradangan tubuh. Peradangan dapat menyebabkan nyeri seperti kram di punggung.

Selain itu, ahli juga mencatat bahwa sakit punggung yang terkait dengan Covid-19 kemungkinan bertahan selama beberapa hari.

Ahli bedah ortopedi Dr Marcus Duda berkata, Covid-19 sama seperti penyakit yang disebabkan virus lainnya. Sama-sama dapat menyebabkan gejala sistematik.

Baca Juga :  4 Manfaat ubi jalar untuk kesehatan

Gejala sistematik adalah kondisi serangan penyakit yang lebih luas, bisanya tidak jelas batas batasnya.

“Mirip dengan flu, Covid-19 dapat menyebabkan rasa sakit yang menyeluruh di seluruh tubuh,” kata Duda kepada situs medis Prevention. “Nyeri sendi di punggung dan kaki disebabkan oleh respons peradangan tubuh terhadap virus. Infeksi virus ini menyebabkan gemetar, menggigil, nyeri tubuh, dan kesulitan mobilitas,” jelasnya.

Source link

  • Bagikan