Kubu Moeldoko Ancam Polisikan Andi Mallarangeng Masalah Demokrat

  • Bagikan
6fb6a054 93d1 415e a576 fee78c6fe39f 169

Jakarta — Kepala Komunikasi Publik Partai Demokrat kubu Moeldoko, Razman Arif Nasution berencana melaporkan Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Andi Mallarangeng ke polisi terkait pernyataannya yang menuding pemerintah merestui Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Andi Mallarangeng menuduh dengan terang-terangan dengan mengatakan pemerintah telah mengintervensi Partai Demokrat karena mendukung KLB. Ini akan kami laporkan kepada pihak yang berwajib (polisi),” kata Razman di Mall Bellagio, Jakarta, Selasa (9/3).

Razman membantah tudingan yang dilontarkan Andi tersebut. Ia mengklaim pemerintah netral menyikapi gejolak di internal partai berlambang bintang mercy tersebut.

Baca Juga :  Penyerangan terhadap Anggota TNI AD di Hotel Mercure Jakarta Barat, Pelaku Tertangkap

“Sampai hari ini Pak Jokowi tidak pernah ngomong apapun. Dan Menko Polhukam Pak Mahfud sangat netral, sangat-sangat netral dalam statement-nya,” ujarnya.

Sebelumnya, Andi merasa khawatir Presiden Jokowi merestui manuver Moeldoko merebut kepemimpinan AHY di Demokrat. Andi melihat posisi Moeldoko selaku kepala staf kepresidenan, yang merupakan lingkaran dekat istana.

“Kalau betul dilakukan dan dibiarkan, saya khawatir ini memang pemerintahan Pak Jokowi membiarkan kejadian-kejadian semacam ini,” kata Andi dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (6/3).

“Membiarkan terjadinya intervensi dari orang yang sedang berkuasa. Jabatan Pak Moeldoko itu KSP, itu jabatan politik, lalu melakukan gerakan-gerakan politik,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  Jungkook BTS Isi Lagu Latar Film Signal

Moeldoko diangkat sebagai ketua umum Demokrat lewat KLB di Deli Serdang. Forum KLB tersebut digelar sejumlah pendiri dan mantan kader Demokrat yang tak puas dengan kepemimpinan AHY.

Selain Moeldoko, Marzuki Alie ditetapkan sebagai ketua dewan pembina. Sementara Jhoni Allen Marbun ditunjuk sebagai sekretaris jenderal. Kubu Moeldoko mengklaim sudah menyerahkan hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham untuk mendapatkan legalitas.

Namun, Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Baroto mengatakan pihaknya belum menerima pendaftaran kepengurusan Demokrat kubu Demokrat.

(rzr/fra) CNNIndonesia

  • Bagikan