Bandar dan Pengedar Sabu Warga Parepare Diringkus Sat Narkoba Polres Gowa

  • Bagikan
b2cf83b9 bandar dan pengedar sabu warga parepare diringkus sat narkoba polres gowa e1615202138883

Gowa, cakrawalarafflesia – Satuan Narkoba Polres Gowa kembali mengamankan tiga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu di wilayah Kabupaten Gowa.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan didampingi kasat narkoba AKP. Maulud menjelaskan kronologis penangkapan dari ke tiga pelaku itu berawal dari informasi masyarakat bahwa di jalan Tun Abdul Razak dijadikan tempat transaksi penyalahgunaan narkoba.

“Atas informasi tersebut personel melakukan penyelidikan,  kemudian berhasil menangkap Lel HN (27) yang saat itu sementara menunggu konsumen,” katanya saat menggelar konferensi pers di kantor Polres Gowa, Senin (8/3/2021).

Lihat Juga: Dua Pelaku Curanmor Antar Kabupaten Diamankan Tim Anti Bandit Polres Gowa

Dalam penangkapan itu, lanjut Kasubag, berhasil diamankan barang bukti berupa 1 sachet shabu dalam sepatu yang digunakan. Dari hasil interogasi diketahui bahwa Shabu berasal dari kota Parepare.

Baca Juga :  Kolam Retensi Lambidaro Selesai Akhir Tahun– cakrawalarafflesia

“Anggota selanjutnya melakukan pengembangan dan berangkat ke Parepare pada Jumat (05/03/2021) pukul 05.27 Wita, lalu mendatangi rumah milik Lel ND (39) di Bukit Lembah Harapan, Desa Lemba, Kecamatan Soreang, Kota Parepare,” lanjutnya.

AKP Tambunan menyebutkan saat di TKP berhasil diamankan Lk MR (36) beserta barang bukti berupa satu buah kotak rokok warna merah yang berisikan 1 buah sendok pipet dan 11 sachet sabu yang disimpan di bawah kolong rumah di atas kandang ayam.

“Namun satu pelaku yang merupakan bandar berhasil melarikan diri berinisial Nurdin,” sebutnya.

Lanjut ia mengatakan, aggota terus melakukan pemantauan terhadap rumah tersebut lalu pada Sabtu (06/03/2021) sekitar pukul 10.27 Wita, lelaki Nurdin kembali ke rumah kemudian berhasil diamankan.

Baca Juga :  Buntut PHK Sepihak, Puluhan Eks Pegawai BPR Geruduk Disnaker Sumsel. – cakrawalarafflesia

“Dari hasil penggeledahan pada badan ditemukan 3 sachet shabu di saku celana depan,” jelas Kasubag.

Dari hasil interogasi dan keterangan dari ketiga pelaku diketahui bahwa para pengedar ini mengambil Sabu pada bandar di Parepare lalu dijual di Kabupaten Gowa dengan modus bertemu dengan konsumen di pinggir jalan yang didahului dengan pemesanan Sabu via telpon.

Kasubag Humas menjelaskan bahwa Sabu tersebut dibeli dari bandar kemudian dititipkan kepada dua pengedar lalu diperjualbelikan.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga terduga pelaku dijerat dengan persangkaan Pasal 114 (2) Subsider Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 (1) UU Narkotika No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun, seumur dan hukuman mati,” tegas Kasubag.

rakyatnewsid part of cakrawalarafflesia

  • Bagikan