Kemenkes Sebut B117 Cepat Menular

  • Bagikan
86963554 infografis ini penjelasan lengkap mutasi covid 19aristya rahadian 169

“Saya harap sampai saat ini memang belum ada pengaruh efektivitas kerjanya vaksin terhadap virus ini. Hal-hal kekhawatiran yang berlebihan membuat resah kita semua,” jelasnya.

Lebih lanjut, Oscar juga menjelaskan pemerintah akan terus berupaya dalam mengembangkan penelitian dan riset serta menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional dengan metode Whole Genome Sequence (WGS).

“Kami tentunya terus berupaya mengembangkan penelitian, riset, bersama-sama dengan badan Litbangkes, riset nasional, dan juga berkomunikasi dengan badan-badan kesehatan dunia sesama negara ASEAN,” pungkas Oscar.

Senada, Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Gunadi menyebut riset pada bulan Desember 2020 menyatakan tak ada kaitan antara varian virus asal Inggris ini dengan derajat keparahan pasien Covid-19.

“Riset terbaru menunjukkan bahwa varian ini meningkatkan risiko derajat berat pasien. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi,” kata dia, dalam keterangannya, Kamis (4/3).

Baca Juga :  Pengadilan Ancam Tindak Tegas Raffi Ahmad, Jika...

Ia pun menepis isu yang menyebut bahwa varian baru tersebut kebal dari vaksin. Berdasarkan data riset, kata dia, varian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efikasi vaksin.

“Data riset menunjukkan bahwa varian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efikasi vaksin yang sudah beredar, Pfizer, Moderna, AstraZeneca, maupun Sinovac,” urainya.

Terpisah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim bahwa virus Corona B117 UK belum ditemukan di wilayahnya.

“Sampai saat ini belum ditemukan mutasi B117 UK di Jatim. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tetap disiplin terapkan protokol kesehatan” kata Khofifah, Kamis (4/3)

Menurut para ahli, kata dia, virus hasil mutasi tersebut bisa dideteksi oleh alat PCR yang saat ini dimiliki oleh laboratorium di Indonesia dan di Jatim.

Selain itu, mutasi virus B117 juga tidak mengurangi efektifitas vaksin, sehingga tidak mengganggu program vaksinasi yang tengah berjalan di Jatim.

Baca Juga :  Agar Bisa Bertahan, Telegram Mulai Lakukan Monetisasi 2021

“Virus ini tetap bisa dideteksi dengan alat PCR yang saat ini sudah ada, juga tidak mengurangi efektifitas vaksin,” ucapnya.

Infografis fakta mutasi covid-19 B117 Inggris masuk RIInfografis fakta mutasi covid-19 B117 Inggris masuk RI. (Foto: CNN Indonesia/Fajrian)

Meski begitu, ia juga meminta masyarakat Jatim untuk meningkatkan kewaspadaan, karena mutasi corona jenis baru ini terbukti 70 persen lebih menular dari virus yang ada sekarang.

“Masyarakat harus lebih waspada karena mutasi virus ini terbukti lebih menular 70 persen di banding yang saat ini beredar,” ujar Mantan Menteri Sosial RI ini.

Lonjakan Kasus Akibat B117

Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono mengatakan tren kasus positif bisa saja mengalami lonjakan akibat peningkatan pasca-temuan varian baru Corona B117 di Indonesia.

Pandu juga menilai, penurunan kasus positif selama beberapa hari terakhir bisa jadi disebabkan oleh angka testing yang menurun.

  • Bagikan