7 Alasan Kucing Menjilati Kita

121

Hobby – Ketika kamu memelihara kucing, segala macam hal yang dilakukan oleh teman berbulumu itu biasanya bisa membuatmu selalu tersentuh dan merasa turut disayangi.

Dan, salah satu hal menggemaskan yang kerap dilakukan oleh seekor kucing kepada pemiliknya adalah menjilati, atau menjulurkan lidahnya ke beberapa anggota tubuh, khususnya bagian tangan, kaki bahkan wajah. Pernahkah kamu mengalaminya?

_

Meski membuat geli dan mungkin rak nyaman karena lidahnya yang cenderung kasar, tindakan kucing menjilati pemiliknya seolah menjadi isyarat bahwa kucing peliharaanmu juga ingin ikut merawatmu seperti apa yang kamu lakukan kepadanya.

Namun, apakah arti dari kucing yang menjilati pemiliknya? Apakah itu sebuah ungkapan sayang yang ditunjukkan seekor kucing peliharaan terhadap pemiliknya?

Dilansir dari beberapa sumber, Rabu (24/2/2021), ada beberapa alasan yang melandasi mengapa seekor kucing menjilati pemiliknya, berikut di antaranya.

1. Untuk menunjukkan kasih sayang

Bagi kucing, menjilati tidak hanya digunakan sebagai mekanisme perawatan, tetapi juga untuk menunjukkan kasih sayang.

Sebagian dari perilaku ini mungkin berasal dari masa kanak-kanak kucingmu ketika induknya menjilat untuk merawatnya, serta untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang.

Banyak kucing membawa perilaku ini ke kehidupan dewasanya, menjilati manusia mereka untuk menyampaikan perasaan yang sama.

2. Untuk “menandai wilayah mereka”

Meskipun ada beberapa cara kucing “menandai wilayah mereka,” termasuk menggosok pipi, mencakar, hingga menyemprotkan urinenya ke suatu tempat, menjilati adalah perilaku lain yang mungkin digunakan kucing untuk mengklaim sesuatu sebagai miliknya.

Dalam hal ini, jika kucing menjilati dirimu, mereka mencoba memastikan bahwa kucing atau hewan lain tahu siapa kamu dan dirinya.

Baca Juga :  Daftar Calathea Termahal di Indonesia

3. Untuk mendandanimu

Meskipun kucingmu mungkin tidak menyadari bahwa menjilati dirimu sebenarnya tidak membantumu “menjadi bersih”, perilaku ini sangat wajar baginya.

Induk kucing merawat anaknya untuk mengajari mereka melakukannya untuk diri mereka sendiri, menunjukkan kasih sayang, dan menciptakan ikatan.

Faktanya, menurut konsultan pelatihan dan perilaku kucing bersertifikat, Marci Koski, sekelompok kucing yang hidup bersama sering kali menunjuk “allo-groomer” alias kucing yang menjilati dan merawat kucing lain dalam lingkarannya atau keluarganya.

Jika kamu mendapati kucingmu menjilatimu, mereka mungkin mencoba memenuhi perannya sebagai “allo-groomer”, yakni membersihkanmu dan membangun keanggotaanmu dalam keluarga mereka.

4. Mencicipi sesuatu yang menarik

Sesederhana (dan bahkan konyol) kedengarannya, kucingmu mungkin menjilatimu karena merasakan sesuatu yang menarik di kulitmu.

Kamu mungkin telah menumpahkan sesuatu, atau bersentuhan dengan sesuatu yang meninggalkan residu di kulitmu, dan kucingmu menyukai rasanya.

Jika merasa gerah, atau kamu habis berolahraga, bisa jadi keringatmu meninggalkan residu yang asin, dan itulah yang coba dicicipi kucingmu.

Yang cukup menarik, meskipun lidah kucing dibuat untuk perawatan, mereka memiliki indra perasa yang jauh lebih tenang dibandingkan dengan manusia.

Faktanya, kucing adalah satu-satunya mamalia yang diketahui tidak bisa mencicipi manisan.

5. Untuk mendapatkan perhatianmu

Alasan lain yang mungkin mengapa kucingmu menjilatimu mungkin karena dia menginginkan perhatian darimu.

Entah ingin dielus, diberi makan, atau diperhatikan, kucingmu mungkin akan menjilatmu untuk mencoba menarik perhatianmu.

Dalam hal ini, menjilati bisa sama dengan perilaku kucing lain yang mencari perhatian, seperti mengais atau mengeong.

6. Untuk mengatasi kecemasan atau stres

Kucingmu mungkin menjilatmu karena dia cemas atau stres. Meskipun terkadang jilatan atau dandanan yang berlebihan dapat mengindikasikan masalah medis, sering kali kucing menjilatimu, atau diri mereka sendiri, sebagai mekanisme untuk mengatasi stres atau kecemasan.

Baca Juga :  7 Hewan Peliharaan yang Cocok untuk Anak

Kamu mungkin mendapati kucing menjilatimu setelah pindah ke rumah baru, atau mengalami perubahan di lingkungannya.

Biasanya, jenis jilatan ini tidak perlu dikhawatirkan, kecuali jika kucingmu merawat diri sendiri sedemikian rupa sehingga kulitnya menjadi lecet atau menimbulkan bintik-bintik botak.

Dalam kasus ini, kamu sebaiknya berbicara dengan dokter hewan tentang apa yang dapat kamu lakukan untuk memperbaiki perilaku ini.

7. Pengganti empeng

Kucing yang disapih sebelum waktunya atau yang menjadi yatim piatu mengembangkan fiksasi oral yang membuat mereka menjilat secara berlebihan.

Mereka melewatkan bagian menyusu yang sempurna dan tanpa jalan keluar yang tepat, sehingga menjilati adalah hal yang paling mendekati kenyamanan menenangkan yang didapat mereka saat menyusu kepada induknya.

Tanda lain dari penyapihan dini adalah menguleni dirimu, disertai dengkuran puas dan apa yang tampak seperti senyuman di wajahnya. Mungkin begitu.

Mengapa jilatan kucing terasa sakit?

Lidah kucing dirancang khusus untuk pembersihan menyeluruh dan pembuangan kotoran dan bulu yang rontok.

Lidahnya ditutupi duri kecil yang disebut papila. Papila ini terbuat dari keratin, sehingga terasa kasar dan mungkin agak sakit saat terasa di kulit.

Oleh karena itu, ketika kucing menjilatimu berulang kali, menggosokkan lidahnya yang tertutup tulang belakang ke kulitmu itu cenderung sedikit sakit. Karena alasan inilah lidah kucing sering diibaratkan dengan amplas.

artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Beberapa Alasan Kucing Menjilati Kita