Akun Microsoft Diserang Usai Sebut Netizen RI Paling Tidak Sopan

72

CR — Netizen ramai menyerbu kolom komentar akun Instagram Microsoft sebagai reaksi atas hasil survey yang menyebut warganet RI termasuk yang paling tidak sopan.

Hal itu berdasarkan riset Microsoft yang mengukur tingkat kesopanan pengguna internet sepanjang 2020. Hasilnya, Indonesia berada di urutan ke-29 dari 32 negara untuk tingkat kesopanan netizen se-Asia Tenggara.

_

Melansir CNNIndonesia.com, pada Kamis (25/2) malam akun Instagram Microsoft dibanjiri komentar hingga lebih dari 2.000 komentar dari netizen yang tak terima dengan hasil survey tersebut. Namun, pada Jumat (26/2) pagi kolom komentar akun itu dimatikan.

Ramainya hasil survei dunia maya oleh Microsoft, mengundang berbagai reaksi netizen yang menilai positif hingga negatif. Salah satunya @celanacargo.

“Enggak terima hasil survei Microsoft yang katakan netizen Indonesia paling tidak sopan di sosial media, akun IG microsoft pun diserang hingga fitur comment dinonaktifkan. Antara miris, namun lucu,” cuitnya Jumat (26/2).

Gak terima hasil survei microsoft yang katakan nitizen Indonesia paling tidak sopan di social media, akun IG microsoft pun diserang hingga fitur comment dinonaktifkan.
antara miris, namun lucu.— laid back traveler (@celanacargo) February 26, 2021

Baca Juga :  Viral! Cewek Bikin Video Tutorial 5 Cara Merebut Suami Orang

Disamping itu ada pula netizen yang menyatakan bahwa di Indonesia memiliki pedoman Pancasila ke-3, yaitu Persatuan Indonesia. hal ini membuat sebagian warganet Indonesia bersatu untuk membanjiri komentar di beberapa postingan Microsoft.

Microsoft engga tau kalau Indonesia punya sila ke 3 PERSATUAN INDONESIA. Soal serang menyerang pasti netizen +62 akan bersatu,” ujar @Tatisekowati1

Lebih lanjut akun @chrominyo menilai tidak peduli dengan adanya survey yang dilakukan kepada warga +62. Menurutnya Microsoft dinilai lemah karena menyebut warganet Indonesia paling tidak sopan se- Asia Tenggara.

Sementara netizen lain mengingatkan bahwa warganet di Indonesia perlu memperbaiki diri.

Microsoft emang betul sihh,, kurang emangggg, mulai belajar berbenah akhlak dulu dahhh,” cuit @lidyaapanjaitan.

Akun @tubirfess menilai, perilaku netizen Indonesia di akun Instagram Microsoft secara tidak langsung membenarkan survey yang dilakukan perusahaan teknologi AS itu.

Baca Juga :  Heboh soal Stimulus Listrik PLN 450 dan 900 VA Disebut Berakhir pada Desember 2020, Apa Benar?

Secara tidak lgsg, netizen indo membenarkan survey nya microsoft wkwkwk,” tulisnya.

Netizen lain meminta maaf atas perilaku netizen Indonesia.

Kepada Microsoft, atas nama warga Indonesia, saya mohon maaf atas komentar kebencian di media sosial Anda,” cuit @mellamoesella.

Survey berjudul ‘Digital Civility Index (DCI)’ itu diikuti oleh 16.000 responden di 32 negara. Microsoft menyampaikan ada 503 responden remaja dan dewasa yang terlibat dalam survei tersebut. Penelitian dilakukan mulai April dan Mei 2020

Sistem penilaian laporan tersebut berkisar dari skala nol hingga 100. Semakin tinggi skor maka semakin rendah kesopanan daring di negara tersebut.

Hasilnya, skor kesopanan daring di Indonesia sendiri naik delapan poin, dari 67 pada tahun 2019 menjadi 76 pada tahun 2020.

Laporan DCI menyatakan Singapura kembali menjadi negara teladan di Asia Tenggara. Negara itu menempati urutan keempat secara global dan pertama di Asia Tenggara untuk tingkat kesopanan daringnya.

(can/eks)cnn