1.984 Guru di Kepahiang Bakal divaksinasi Gelombang Kedua

31

Kepahiang Jelang pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua yang kabarnya bakal menyasar dewan guru. Belum lama ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang melakukan pengumpulan data sasaran.

Berdasarkan data yang masih bersifat sementara, sedikitnya ada 1.984 guru di Kabupaten Kepahiang bakal menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 gelombang kedua nanti.

_

Kadis Kesehatan Kabupaten Kepahiang, H. Tajri Fauzan, SKM, M.Si menerangkan,dalam melakukan pendataan guru ini pihaknya sudah mengirimkan surat permintaan data jumlah guru di Kabupaten Kephiang ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepahiang.

Baca Juga :  Penyebar Hoaks 'Banjir Darah' di Sampang, diburu Polisi

“Data ini belum final dan besar kemungkinan akan mengalami perubahan. Karena masih bersifat sementara, ada kemungkinan bakal bertambah,” terang Tajri, Rabu (24/02/2021).

Dijelaskanya, jumlah 1.984 guru ini dari 2 sumber data yakni Dikbud dan Kemenag Kabupaten Kepahiang. Khusus guru yang berada di bawah naungan Dinas Dikbud Kepahiang berjumlah 1.555 orang.

Diantaranya guru TK 31 orang, SD 627 orang, SMP 296 orang dan Tenaga Harian Lepas (THL) 601 orang. Sedangkan data guru di bawah naungan Kemenag berjumlah 429 orang. Terdiri dari 157 guru MI, 166 guru MTs dan yang terakhir, 126 orang guru MA. “Untuk data guru SMA dan SMK masih dikumpulkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polres Pelabuhan Makassar Teken MoU dengan Universitas Terbuka untuk Penyelenggaraan Pendidikan

Terkait kepastian dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama gelombang kedua ini, Tajri mengakui sampai kemarin masih belum ada kepastian. Namun untuk mengantisipasi perubahan sasaran vaksinasi gelombang kedua, dia memastikan kalau Dinkes saat ini sudah mulai mengumpulkan data dari jajaran OPD dan FKPD yang ada di Kabupaten Kepahiang.

“Sementara informasi terbaru mengatakan sasaranya guru. Siapa tahu nanti berubah lagi, kami sudah mengantisipasinya dengan mengumpulkan data dari dinas instansi lainnya,” demikian Tajri.

sc radarkepahiang