IRT Asal Kepahiang Tersangka Pengedar Sabu Diduga Punya Ladang Ganja

9

Kepahiang WT (30) warga Desa Pungguk Beringang Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu ditangkap jajaran Satres Narkoba Polres Kepahiang, Kamis (18/02/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Proses penangkapan pun berlangsung dramatis. Pasalnya, Ibu Rumah Tangga (IRT) yang sudah ditetapkan tersangka atas dugaan pengedar narkoba jenis sabu ini sempat terlibat aksi kejar – kejaran dengan aparat kepolisian disaksikan masyarakat setempat.

Penangkapan ini semakin heboh lantaran WT yang diduga juga memiliki ladang ganja ini menjerit histeris saat dibekuk. Dalam melakukan penangkapan, Satres Narkoba melibat belasan jajaran Tim Kalong Satsabhara Polres Kepahiang.

Layaknya tim Densus 88, Tim Kalong berseragam lengkap serta bersenjata laras panjang diturunkan untuk melakukan pengepungan rumah tersangka. Dilakukan secara bersamaan, gabungan 2 satuan ini menggerebek kediaman tersangka.

Jelas saja warga sekitar yang jarang melihat pemandangan seperti ini langsung beramai – ramai menyaksikan proses penangkapan ini dari kejauhan.

“Untungnya penangkapan ini berlangsung kondusif. Karena saat proses penangkapan tadi (Kamis), masyarakat sekitar rumah tersangka menyaksikan hanya dari kejauhan,” terang Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu, AKBP. Suparman, SIK, MAP melalui Kasatres Narkoba, Iptu. Doni Juniansyah, SM.

Baca Juga :  BPJS Naker Siapkan Rp5 M Untuk Santunan Korban Sriwijaya Air

Dijelaskannya, saat petugas tiba di lokasi tersangka sedang bersama dengan seorang pria. Namun melihat petugas menggerebek kediaman tersangka, pria yang belakangan diketahui merupakan adik tersangka langsung melompat dan melarikan diri ke arah belakang rumah. Sempat dilakukan pengejaran, namun pria ini berhasil kabur.

Sementara di lokasi, tersangka yang saat itu sudah dikepung anggota bersenjata lengkap sempat berlagak tidak tahu apa – apa. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan sebelumnya petugas yang tidak ingin kecolongan masih tetap menahan tersangka sembari melakukan penggeledahan.

Di dalam rumah tersangka, petugas menemukan tas berwarna coklat yang di dalamnnya ada 1 paket narkoba jenis sabu dan satu timbangan digital. Saat itu lah tersangka mulai menangis hingga menjerit histeris menolak diamankan.

Disaksikan oleh masyarakat sekitar, IRT anak satu ini pun tetap digelandang menuju mobil untuk diamankan ke Mapolres Kepahiang. “Sekarang tersangka masih di Polres Kepahiang dan dalam pemeriksaan kami,” jelasnya.

Baca Juga :  Khutbah Jumat: 6 Pesan Rasulullah Kepada Umatnya,Lengkap PDF

Begitu juga dengan barang bukti sabu dan timbangan, Kasatres Narkoba ini mengatakan juga diamankan ke Mapolres Kepahiang. Belum diketahui pasti asal usulnya, namun dirinya menduga kuat kalau tersnagka ini merupakan salah satu pengedar sabu yang selama ini kerap melakukan transaksi di wilayah hukum Polres Kepahiang.

“Untuk berat paket sabu itu masih belum diketahui berapa tapi yang jelas untuk sementara waktu, BB tersebut kami amankan terlebih dahulu,” ungkap Doni.

Lebih lanjut dikatakan, penangkapan tersangka WT ini merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis ganja yang pihaknya lakukan belum lama ini. Informasi tersebut mereka dalami hingga akhirnya kemarin dilakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap Tsk WT.

“Terkait perkara ganja yang melibatkan tersangka ini, masih kami kembangkan. Siapa tahu tersangka ini memiliki ladang ganja juga,” demikian Kasatres Narkoba Polres Kepahiang.

Menyadur Radarkepahiang