7 Gejala virus corona yang kurang umum dan baru menurut WHO

  • Bagikan
c51e8b4f 1964832536p

Health – Kasus virus corona baru di Indonesia terus bertambah, menembus angka 1,25 juta per Kamis, 18 Februari. Masyarakat tetap harus waspada, termasuk dengan mengenali gejala virus corona.

Selain gejala virus corona yang paling umum: demam, batuk kering, dan kelelahan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 22 gejala yang kurang umum. Sebanyak tujuh di antaranya terbilang gejala baru.

Melansir situs resmi WHO, berikut gejala yang kurang umum dan gejala baru virus corona:

  • Sifat lekas marah
  • Kebingungan
  • Kesadaran berkurang (terkadang berhubungan dengan kejang)
  • Kegelisahan
  • Depresi
  • Gangguan tidur
  • Komplikasi neurologis yang lebih parah dan jarang terjadi, seperti stroke, radang otak, delirium, dan kerusakan saraf
Baca Juga :  5 Manfaat jeruk bali untuk kesehatan

Menurut WHO, gejala-gejala virus corona yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Beberapa orang menjadi terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala ringan.

Pada umumnya, gejala mulai muncul sekitar lima hingga enam hari setelah terjadi pajanan. “Tetapi, waktu kemunculan gejala ini dapat berkisar 1 hingga 14 hari,” ungkap WHO.

Baca Juga :  6 Obat Alami Redakan Sakit Kepala serta Cara Mengolahnya

WHO menekankan, orang dari segala usia yang mengalami demam dan/atau batuk yang berhubungan dengan kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan dada, atau kehilangan kemampuan bicara atau bergerak, harus segera mencari perawatan medis.

“Jika memungkinkan, hubungi penyedia layanan kesehatan, hotline, atau fasilitas kesehatan terlebih dahulu, sehingga Anda dapat diarahkan ke klinik yang tepat,” kata WHO.

Source link

  • Bagikan