4 Mitos Tentang Tahun Baru Imlek

  • Bagikan
2ed7de4f 4 mitos tentang tahun baru imlek monster nian hingga angpao j6gz9okkrq

CR —Saat perayaan Imlek, tak hanya tradisi dan suka cita yang biasa dibahas. Ada pula mitos mengenai perayaan Imlek yang dipercayai sebagian orang.

Seperti perayaan hari besar lain, Tahun Baru Imlek biasanya dirayakan penuh suka, cita, dan keberuntungan. Bagi masyarakat Tionghoa, mereka berdoa dan mengharapkan pergantian tahun ini membawakan keberuntungan dan meninggalkan kesialan di tahun sebelumnya.

Sebagian orang mempercayai beberapa hal untuk melindungi diri dan keluarganya dari roh jahat. Berikut ini beberapa mitos Tahun Baru China yang dilansir dari Chinese New Year.

Baca Juga :  10 Tren Fashion yang Populer Kala Pandemi

1. Monster dan Malam Tahun Baru Imlek

Imlek

Di zaman kuno, ada monster bernama Nián (年) yang hidup di dasar laut dan muncul setahun sekali untuk berpesta dengan hewan dan manusia. Dan semua penduduk desa akan melarikan diri ke pegunungan.

Nian ketakutan dan bisa diusir dengan adanya kertas merah dan petasan. Inilah sebabnya, pada Malam Tahun Baru China, setiap keluarga mendekorasi rumah dengan warna merah. Dan petasan dibunyikan saat tengah malam. Selain itu, orang akan mengenakan pakaian merah baru dan meriah untuk merayakannya.

Baca Juga :  Intel Polisi Bisa Disadap HP Lewat IMEI? Ini Jawaban Kemkominfo

Baca Juga : Heboh Video Dimas Beck Cium Luna Maya, Intip 5 Potret Gantengnya

2. Roh Jahat dan Puisi

Salah satu dekorasi merah yang disukai orang Tionghoa adalah puisi bait Festival Musim Semi (春联 / chūn lián). Mereka ditempel di kedua sisi pintu. Ini untuk melindungi dari setan yang berkeliaran di dunia manusia pada malam hari untuk membuat keributan.

Untuk melindungi rumah mereka, orang-orang mengukir nama dewa menjadi papan kayu persik. Dengan menempatkannya di luar pintu, ini dipercaya mampu menakut-nakuti iblis itu pergi.

  • Bagikan
Positive SSL