Hoaks! GeNose dijual secara daring seharga Rp75 juta

  • Bagikan
0469ca3d antarafoto penerapan tes genose di stasiun 040221 adm 9
Jakarta (cakrawalarafflesia) – Di media sosial, warganet riuh dengan kabar penjualan alat penguji COVID-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), GeNose C19, secara daring (online) seharga Rp75 juta.

Unggahan tersebut diunggah salah satu akun Facebook,  pada 4 Februari 2020.

Berikut narasi terkait penjualan GeNose C19 yang disebar itu:

Ready GeNose C19 siap kirim-kirim 75jt blm ongkir

Sudah ada pembelian 3 unit ke Jakarta

Silahkan kalau mau barengan

Terimakasih

081239448481″

Benarkah alat GeNose telah dijual bebas secara daring seharga Rp75 juta?

1612614623337
Tangkapan layar unggahan hoaks media sosial yang menyebarkan informasi penjualan GeNose. (Facebook)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran cakrawalarafflesia pesan tentang penjualan GeNose C19 secara daring itu adalah hoaks.

Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi Universitas Gadjah Mada Hargo Utomo, dalam artikel di situs resmi UGM, menyatakan penjualan GeNose secara daring itu adalah kabar bohong dan menyesatkan.

Hargo menyebut ada pihak-pihak yang mencoba untuk mengambil keuntungan dari GeNose terutama perihal penetapan harga jual.

“Ada yang mengiklankannya Rp 75 juta, Rp 80 juta, bahkan Rp 90 juta,” kata Hargo

Distribusi GeNose dikelola PT Swayasa Prakarsa dengan harga eceran tertinggi GeNose Rp62 juta sebelum pajak. “Harga sudah ditentukan dan tidak diperbolehkan untuk menjual unit dengan harga yang lebih tinggi dari HET,” katanya.

Hargo menjelaskan GeNose masih diprioritaskan untuk penanggulangan COVID-19 pada layanan kesehatan, rumah sakit, layanan publik, pemerintahan, sekolah, pesantren, kampus dan perusahaan/industri.

Klaim: GeNose dijual daring seharga Rp75 juta

Rating: Hoaks

Source link

Baca Juga :  Situs Indihome.co.id Tak dapat diakses, Expired ?
  • Bagikan