Guru Honorer Dipecat Gegara Posting Gaji Rp 700 Ribu, Kemdikbud Cari Solusi

  • Bagikan
dbc135f4 hervina 34 guru honorer 16 tahun di bone sulsel dipecat karena posting gaji rp 700000 dok istimewa 169

Sulsel — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) angkat bicara mengenai kasus pemecatan guru honorer di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone setempat untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kadisdik Kabupaten Bone untuk mencari solusi terbaik terkait kejadian ini,” Direktur Jenderal GTK Kemendikbud Iwan Syahril saat dihubungi wartawan, Jumat (12/2/2021).

Kedua belah pihak akan mencari jalan tengah untuk solusi permasalahan dengan tetap mengedepankan musyawarah.

Baca Juga :  ​Tips mencegah penularan virus corona di tempat ibadah

Rencananya Disdik Kabupaten Bone dengan Kepala SDN 169 Sadar dan guru honorer bernama Hervina akan melakukan musyawarah, melakukan klarifikasi, dan mencari solusi terbaik, pada Senin (15/2).

Kemendikbud akan terus melakukan koordinasi secara berkelanjutan untuk memastikan kejadian ini terselesaikan dengan keputusan yang baik untuk semua pihak.

Sebagai solusi, Kemendikbud juga menawarkan lowongan bagi guru honorer segala usia untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Baca Juga :  Buruh Siapkan Aksi Lanjutan Tolak Pembahasan Aturan Turunan

“Gaji dan tunjangan PPPK sama dengan PNS. Hal ini akan menjawab persoalan kesejahteraan guru honorer. Selain itu, pada manajemen PPPK, terdapat pasal pemutusan hubungan perjanjian kerja yang sudah diatur dan ada prosedurnya sehingga bisa memberikan perlindungan kerja kepada guru,” tegas Iwan saat kunjungan kerja di Kota Sorong.

  • Bagikan