Tak Tergoyahkan, Vivo Berada di Puncak Pasar HP RI 2020

  • Bagikan
2b82d58e vivo x50 dan x50 pro 1 169

Gadget — Vivo dan Oppo bersaing ketat menjadi penguasa pasar ponsel di Indonesia menurut laporan pengiriman smartphone global Canalys pada kuartal empat 2020.

Vivo menjadi penguasa pasar dengan pangsa pasar 25 persen. Pada periode tersebut, merek ini tak mengalami pertumbuhan maupun penurunan dari hal pengiriman ponsel pintar.

Di bawah Vivo, mengekor Oppo dengan pangsa pasar terpaut tipis yakni 24 persen. Oppo tercatat mengalami penurunan sembilan persen.

Lalu urutan ketiga, ditempati Xiaomi dengan pangsa pasar 15 persen serta penurunan tujuh persen. Kemudian Realme berhasil menempati posisi ke-empat melalui pangsa pasar 15 persen dengan penurunan satu persen, sementara Samsung pangsa pasarnya 14 persen serta penurunan paling dalam yakni 45 persen.

Canalys, melalui datanya juga menyebut bila persaingan Vivo dan Oppo juga masih berlanjut di kawasan Asia Tenggara pada periode yang sama.

Di wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Kamboja, Thailand, Malaysia, Myanmar, Filipina, Laos, Malaysia, Singapur, dan Vietnam, Vivo dan Oppo memiliki nilai pangsa pasar yang sama yakni masing-masing 21 persen.

Baca Juga :  Ustadz dan Guru Dapat BLT, Cek Besarannya

Di bawah mereka ada Samsung dengan 15 persen, Realme 13 persen, dan Xiaomi 12 persen.

Namun data itu menyebutkan Vivo, Oppo, dan Samsung mengalami penurunan. Sementara realme naik 37 persen dan Xiaomi empat persen.

Direktur Marketing realme Indonesia Palson Yi mengaku bangga produknya dapat kembali sejajar dengan lima besar merek ponsel. Bahkan posisi realme di Indonesia dan Asia Tenggara berada pada urutan empat.

Menurut Yi Realme berada pada posisi yang sama untuk kedua kalinya sejak 2019.

“Kami yakin bahwa produk dan strategi pemasaran realme telah berjalan dengan efektif selama masa sulit ini. realme akan terus memberikan kombinasi optimal dari desain yang berani dan inovatif serta integrasi yang seimbang antara software dan hardware untuk memenuhi kebutuhan generasi muda di sepanjang tahun 2021 nanti,” ujar Yi melalui keterangan tertulis diterima CNNIndonesia.com, Kamis (11/2).

Baca Juga :  Rossi Diklaim Beli Esponsorama, VR46 Bakal Masuk MotoGP 2022?

Sementara itu tahun lalu Vivo berhasil meraih posisi puncak penjualan ponsel di Indonesia pada kuartal pertama 2020. Ponsel asal China itu berhasil menggeser ponsel asal Korea Samsung.

Berdasarkan data IDC yang diterima CNNIndonesia.com pada Senin (18/5), Vivo mencatatkan pangsa pasar 27 persen. Angka ini naik dari 23 persen pangsa pasar Vivo pada kuartal 4 2019.

Public Relation Vivo Indonesia, Tyas Rarasmurti mengatakan keberhasilan Vivo tak lepas dari memanfaatkan strategi penjualan melalui online di tengah pandemi Covid-19, sementara toko fisik banyak tutup tak menghasilkan penjualan.

“Pastinya yang dibutuhkan masyarakat adalah sebuah produk kemudian inovasi. Mungkin dengan pandemi ini, kita juga melakukan adaptasi-adaptasi dan penjualan-penjualan yang dimasukkan ke dalam program misalnya layanan antar ke rumah, kemudian ada juga dibantu toko-toko online, dan official store smartphone kita,” kata Tyas saat acara “Ngabuburit Bareng Vivo” secara virtual, Rabu (20/5).

(ryh/mik) cnn

  • Bagikan