Sipnosis Penthouse Episode 3

67

Sipnosis Penthouse Episode 3


Sipnosis Penthouse Episode 3
foto: SBS
Slide2 6
foto: SBS

Joo dantae menyuruh Nona yang untuh membersihkan apapaun yang disentuh Min seola. Suryeon datang dan berkata kepada Joo dantae kalau tidak percaya kalau Joo dantae seperti ini, Suryeon tahu kalau Min seola melakukan kesalahan dan masih muda apakah itu agak kejam. Joo dan tae menjawab maskud Suryeon kalau Joo dantae membuat kesalahan. Karena kita harus memberi conton untuk mendidik anak-anak, bukankah itu perann orang tua? Dan yang dilakukan Joo dantae hari ini adalah perlaku dewasa.       

Seusai dibully Min seola pulang dengan penampilan yang berantakan, dan mengingat kejadian yang dialaminya hari ini. Sesamapinya dirumah Min seola menangis dan berkata kalau selama ini ia hanya bekerja keras dan hidup sulit, sampai-sampai seperti orang gila, karena sudah berusaha keras. Suryeon mengirim Min seola pesan, menanyakan apakah Min seola pulang dengan selamat, dan memberikan selamat karena menempati juara pertama dan berhasil masuk ke SMA Seni Cheong Ah.

_

Kang mari sedang mengantarkan Jenny, dan Oh yoonhee mengantarkan Rona, mereka berbincang di depan pagar sekolah, Kang mari mengejek Oh yoonhee karena Rona berada di nomer satu Daftar tunggu. Ketika Kang mari pergi, tiba-tiba berbalik dan mengatakan kalau ada anak yatim piatu masuk dan menyarankan Oh yoonhee mengunjunginya lalu memberinya banyak uang mungkin Min seola merelakan slotnya.

Setelah pulang sekolah, Rona berada di Hera Palace ingin menemui Eunbyul, Rona dilarang masuk oleh penjaga yang berada didepan rumahnya Seojin, karena tidak boleh masuk tanpa membuat janji temu terlebih dulu. Rona melihat karangan bunga untuk Eunbyul menjatuhkan karagan bunga tersebut. Jenny, Eunbyul dan Seok kyung datang, Jenny menanyakan, apa ynag dilakukannya. Seokyung bertanya pada Jenny apakah mengenalnya, Jenny mengatakan bahwa ia adalah daftar tunggu nomor satu.

Rona melihat Name tag Eunbyul dan menanyakan apakah ia Eunbyul, karena Rona melihat Eunbyul meninggalkan ruang ujian sambil menangis, bukankah Eunbyul melakukan kesalahan. Bukankah Eunbyul masuk karena koneksi dari Seojin, bahkan Eunbyul membuat kesalahan dan mengacau karena kakek Eunbyul adalah Direktur SMA Seni Cheong Ah.

Baca Juga :  Syuting ulang, pemain "River Where the Moon Rises" tak mau dibayar

Ketika Rona memaksa Eunbyul berbicara dengan menguncang-guncangkan bahu Eunbyul. Seojin datang dan melihat kekacauan yang terjadi, lalu mendekat. Hanya cara ini agar Rona bisa bertemu dengan Seojin, Rona menanyakan kenapa ia tidak diterima, Rona merasa kalau ia  tidak melakuakan kesalahan sama sekali, seperti yang Eunbyul lakukan. Rona menyanyikan setiap bait dengan benar, kenapa tidak diterima. Rona ingin Seojin untuk merilis sekornya, Rona tidak bisa menerima hasilnya sampai melihat skornya.

Seojin mendekat dan mengatakan kalau Rona sama seperti Oh yoonhee, karena bersikap seperti korban, Seojin menyuruh Rona untuk menerimanya, karena ia tidak cukup baik. Rona menanyakan kepada Sojin bagaimana dengan kesalahan ynag Eunbyul buat. Seojin menjawab bahwa itu bukan kesalahan yang buruk, ujian masuk adalah memilih orang-orang yang memiliki potensi, Rona tidak pandai bermusik, jadi, berhenti bertingkah dan pergi. Tidak, Rona yakin bahwa ujian praktiknya dicurangi, jadi Rona tidak akan pernah menerimanya. Seojin yang melihat Suryeon datang mengatakan kalau Rona tidak segera pergi maka akan diseret keluar. Rona bertanya bukankah Seojin juga menyuap tutornya, pada Seojin. Lalu Rona berbaring dan bersikeras tidak akan bergerak sampai Seojin menunjukkan sekornya. Eunbyul melihat Rona yang berbaring memaksanya berdiri, lalu Eunbul didorong Rona hingga tersungkur kesamping.

Setelah insiden yang terjadi di Hera Palace, Rona sedang dikantor polisi. Oh yoonhee baru datang menanyakan Apakah Rona terluka dan baik-baik saja. Seojin menjawab bahwa yang terluka Eunbyul bukan Rona. Seojin mengatakan kalau Rona gadis bodoh yang kuat. Oh yoonhee mendekat ke arah Seojin, dan mendorongnya. Apa yang telah Seojin lakukan kepada Rona. Kyujin yang menjadi pengacara dari Seojin melerai Oh yoonhee, dan mulai sekarang Oh yoonhee bisa bicara dengan Kyujin. Seojin menyuruh Kyujin untuk mengurus masalah ini, Seojin tidak mau berdamai, jadi menyuruh untuk menuntutnya sesuai hukum, lalu pergi bersama Eunbyul.

Baca Juga :  Kerennya STAYC dan ITZY Tukaran Challenge Lagu Comeback Mereka

Kenapa kalian membiarkannya pergi, sebelum mendengaran cerita dari sisi kami. Kyujin bicara bahwa Oh yoonhee dan Rona hanya perlu bertanggung jawab. Lalu kyujin memberikan rekaman CCTV kepada polisi, lalu memberikan salinannya kepada Oh yoonhee supaya bisa melihatnya sendiri. Kemudian Oh yoonhee menerimanya dan melihat rekaman CCTV-nya. Eunbyul yang menariknya, kata Rona. Kyujin bilang bahwa itu penyerangan dan perusakan property, menyebarkan rumor serta fitnah, bahkan ada banyak tuduhan. Oh yoonhee bahkan dipanggil oleh komite kekerasan sekolah, lalu bertanya apakah yang dia ajarkan kepada anaknya. Bahkan Kyujin memperlihatkan video waktu Oh yoonhee menodongkan Trofi kepada Seojin dan berkata bahwa ibu dan anak ini cukup dramatis.

Kyujin bilang bahwa Oh yoonhee juga dituntut, karena ia dan Rona dengan sengaja menyerang Seojin dan Eunbyul. Untuk itu tidak ada kata damai dianatara kami, tapi jika Oh yoonhee mau untuk, kedua kasus penyerangan ini, maka harus membayar 100.000 dolar. Setelah mengatakan itu Kyujin pamit untuk pergi.

Setelah semuanya pergi, Dokter Ha datang. Ketika mau masuk ia melihat Oh yoonhee yang sedang memapah Rona, lalu berbalik dan bersembunyi sambil memandang Oh yoonhee. Lalu Kyujin datang dari arah belakang, mengatakan kalau terlambat dan Seojin sudah lama pergi. Dokter Ha bilang kalau harus bekerja kembali. Kyujin bertanya pada Dokter Ha apakah tahu penyerangan teman SMA Seojin dulu, dan bukankah itu lucu. Kyujin punya firasat ynag kuat, lalu bilang bahwa ia ahli dalam cinta terlarang dan berkata bahwa ini akan menarik, Lalu pergi