Sipnosis Penthouse Episode 1

Sipnosis Penthouse Episode 1

Seorang wanita yang menempati apartement mewah yang sedang berganti baju dibantu oleh seorang pelayan, disaat semua orang sedang berpesta, dan menyalakan kembang api.

Sipnosis Penthouse Episode 1
foto: SBS

Saat semua orang sibuk dengan pestanya sambil dansa, seorang wanita yang baru saja berganti pakaian yang dibantu pelayan, turun ke bawah dari lantai 100 ke lantai 20 meggunakan lift. Disaat didalam lift dia melihat seorang wanita yang jatuh dari lantai atas, lalu dia berteriak dengan kencang.

Dan wanita itu jatuh tepat dipatung yang medarat diapartement tersebut, dan seketika air yang berada di patung tersebut berubah seketika menjadi merah, karena darah wanita tersebut.

“2 bulan yang lalu”

Seorang wanita yang bernama Oh Yoonhee sedang berkaca sambil membenarkan syal dilehernya, lalu menghampiri Cho sangheon yang sedang mendengarkan music klasik  dan menanyakan kepada Oh yoonhee “Bukankah ini luar biasa? Kamu juga tahu dia kan Soprano Cheon seojin.” Oh yoonhee tersenyum sambil menjawab “aku hanya mendengarkan music trot.” Lalu mematikan piringan hitam pemutar music tersebut, dan menyakan apakah dia suka rumah ini, Cho sangheon mengatakan kalau lumayan suka dengan rumah ini.

Lalu Oh yoonhee menunjukkan seluruh isi rumah tersebut, oh yoonhee bilang dalam keadaan darurat dia bisa menggunkan pintu yang langsung terhubung keluar. Lalu mereka kembali masuk kedalam, dan Cho sangheon bertanya kepada Oh yoonhee “Kenapa kamu selalu memakai syal di cuaca saat ini?” lalu oh yoonhee menjawab, bahwa dia baik-baik saja karena dia bergaya dengan mengorbankan kenyamanan. Dan Cho sangheon mendekat ke arah Oh Yoonhee, lalu memeluknya secara paksa sambil melepaskan syalnya. Si pria melihat goresan luka dilehernya, dan dengan segera Oh Yoonhee menutupi dengan tangannya dan segera mengambil syal tersebut dan kembali memakianya sambil bilang kalau dia baik-baik saja.

Baca Juga :  Drama True Beauty Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Penayangannya

Setelah itu Oh Yoonhee pamit untuk pergi dan menanyakan uang mukanya, dan Cho sangheon marah mengatakan bahwa Oh Yoonhee menlakukan ini secara illegal tanpa lisensi, dan mengancam akan menghancurkan karirnya dan menyuruhnya keluar. Tapi Oh Yoonhee tidak keluar dan dia bilang di sudah bekerja keras selama tiga bulan, dan dia berusaha mendapatkan bayarannya, kemudian Cho sangheon mengambil dompet dan melemparkan uang kepada Oh Yoonhee untuk bayarannya dan berkata jangan mengganguku lagi dan pergilah. Lalu ada telephone masuk, dan Cho sangheon segera mengangkatnya.

Lalu Oh Yoonhee mengambil uang tersebut dan langsung keluar dari rumah tersebut. Oh Yonhee masuk kemobilnya yang ada didepan rumah tersebut, lalu ada mobil yang datang, dan di mobil tersebut ada tulisan JYG Entertainmnet (JYP entertainment). Lalu orang tersebut masuk ke dalam rumah tersebut, sambil menutupinya dengan payung agar tidak ada yang melihatnya.

Dilain waktu jenny sedang latihan menyanyi music klasik oleh Madol, kemudian madol berkata “fokuslah pada diafragma dan proyeksikan suaramu kedepan.” Apakah itu sulit dilakukan. Kemudian menjawab “Jika itu mudah, kenapa aku mau belajar darimu?”. Kamu kemarin pergi ke club bukan? Lalu jenny menjawab “tentu saja, aku baru menyelesikan ujian tengah semsterku” kamu tidak boleh menyakiti suaramu, kompetisinya sebentar lagi, sudah ku bilang jangan menyanikan K-Pop.

Dan pada saat itu ada orang yang mengintip jenny yang sedang berlatih, dan disaat jenny menoleh kearahnya ia langsung melarikan diri, Jenny langsung mengejarnya, dan ketika mengejar orang tersebut jenny kehilangannya, dan berkata akan membunuhnya jika menangkapnya.

Baca Juga :  Sinopsis Hercai Episode 48, Sabtu 2 Januari 2020 - NET TV

Dimalam hari Bae Rona sedang latihan da mempraktikkan dengan menggunakan tehnik yang didapat dari mengintip latihannya Jenny. Lalu jenny masuk kedalam ruang latihannya Rae rona “Sudah kuduga itu kamu kan?” lalu menghampiri Bae rona dan bertanya kenapa kamu memakai ruangan latihaku.  Bae ronapun berdiri dan bertanya kenapa ruang latihan sekolah menjadi milikmu dengan marah jenny menjawab karena ibu dan ayahnya membuat hanya untuknya dan mereka membelikan pianonya untukku, bae rona pun membalas dengan berkata “terlepas siapa yang bebuatnya ini milik sekolahan, ini  bukan rumahmu kenapa aku tidak boleh masuk?”.

Tentu saja tidak boleh ruangan ini dibuat untuk masuk kesekolah Seni Cheong Ah. “Aku juga akan masuk kesekolah seni Cheong Ah.” Tekad Bae Rona kemudian jenny menertawakan Bae Rona dan bagaimana kamu bisa masuk kesana? Bisakah ibumu mendukungku seperti orang tuaku? Tidak mungkin mereka menerima dua muris dari SMP biasa. Setelah Jenny mengatakan itu, Bae Rona pun mengemasi barang-barangnya dan keluar dari ruang latihannya sambil menyenggol bahu jenny.

Setelah insiden disekolah, jenny langsung pulang dan disambut dengan pertanyan oleh ibunya “Apa latihannya lancar? apa kamu lapar? Dan kenapa lehermu terbuka sekali?” lalu ibunya memakaikan syal kepada jenny dan mengadu kepada ibunya, bahwa dia sedang kesal karena Bae Rona yang berani menantangnya dan berkata dia akan mengalahkannya dalam kompetisi, bahkan dia diam-diam berlatih diruang latihanku. Jenny akan membuktikan kemampuannya. Jenny dan ibunya masuk kedalam mobil, kemudian ibunya bertanya apakah pekerjaan ibunya, lalu jenny menjawab bahwa dia tidak punya ayah, ayahnya sudah meninggal.

[wp-rss-aggregator sources="34413"]