Polda Sumut Dalami Turnamen Futsal Polisi Langgar Prokes

  • Bagikan
1cd6d062 e3b0 4571 a746 5c84a59ecf33 169

Medan — Pertandingan futsal Polsek Medan Kota Vs Al-Washliyah di Deliserdang, Sumatera Utara viral di media sosial. Pasalnya penonton yang hadir dalam pertandingan tersebut tampak membludak tanpa menerapkan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19.

Video tersebut berjudul ‘Live Final Fun Futsal Cup: Polsek Medan Kota Vs Al-Washliyah. Belakangan diketahui pertandingan itu berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Mini Futsal Dispora Sumut Jalan Willem Iskandar, Deliserdang pada Minggu (31/1).

Di dalam video yang beredar tersebut juga tampak spanduk bertulisan ‘Fun Futsal Cup 2021’. Dari flyer akun Instagram @funfutsalpoldasu, kompetisi itu diketahui sudah digelar 24-30 Januari 2021 lalu.

Dalam peserta juga terdapat tim yang mengatasnamakan kepolisian di antaranya Futsal Poldasu dan Polsek Medan Kota. Akan tetapi penonton yang hadir di pertandingan itu tampak membludak. Mereka juga tidak menjaga jarak dan di antaranya ada yang tidak mengenakan masker.

Baca Juga :  Chord Gitar dan Lirik Lagu Garuda Pancasila

Atas dugaan pelanggaran prokes dalam pelaksanaan turnamen yang melibatkan polisi itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan.

“Dengan berita viral tersebut Polda Sumut akan koordinasi dengan satgas Covid Sumut untuk menyelidiki dan menindaklanjutinya. Tegas perintah Kapolda Sumut kepada para kasatwil jajaran Polda Sumut untuk tidak menerbitkan izin keramaian selama Pandemi Covid,” ujarnya kemarin.

Hadi menyebutkan Polda Sumut akan mendalami pihak-pihak yang bertanggung jawab sehingga pertandingan digelar. Namun, Hadi membantah Polda Sumut menjadi penyelenggara kegiatan itu.

Baca Juga :  Daftar Konglomerat yang Terdepak dari Daftar Orang Terkaya RI

“Tim futsal yang terlibat masih kita dalami nanti kita koordinasikan dengan rekan gugus tugas kita akan selidiki kejadian itu. Tegas tidak ada izin keramaian selama Pandemi. Jadi ini keramaian, jika ada izin keramaian yg diterbitkan tentu ini akan menjadi tindak lanjuti. Nanti kita dalami semuanya tempatnya dan orang yg bertanggung-jawab. Tidak ada Polda Sumut tidak menyelenggarakan hal itu. Tidak ada yang ikut dalam tim,” kata dia.

Diketahui, angka penularan virus corona di Sumut cukup tinggi. Dari data dari Satgas COVID-19 Sumut menunjukkan jumlah konfirmasi positif sudah mencapai 20.865 orang. Selain itu sudah 743 orang meninggal dunia karena Covid-19 per kemarin.

cnn

  • Bagikan
Positive SSL