Alasan Petronas Yamaha SRT Hanya Berikan Rossi Kontrak Setahun

  • Bagikan
4e4d5222 razali beber alasan petronas yamaha srt hanya berikan rossi kontrak setahun oobr0airi3

MotoGP – Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengungkapkan alasan timnya hanya memberikan kontrak setahun saja kepada Valentino Rossi. Razali menyatakan keputusan itu diambil lantaran timnya belum memiliki kontrak baru dengan Dorna maupun Yamaha dan Petronas.

Sebagaimana diketahui, masa depan Rossi sebagai pembalap MotoGP memang akhirnya terjawab beberapa waktu lalu. Ya, Rossi memastikan diri bakal tetap ikut ambil bagian dalam kejuaraan dunia MotoGP tahun depan.

Rossi akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran bergabung dengan Tim Petronas Yamaha SRT. Meski membela tim satelit, Rossi bakal dapat keistimewaan dengan dipasok motor pabrikan di MotoGP musim depan.

Valentino Rossi

Dengan hadirnya kabar ini, maka berakhir sudah drama kepindahan The Doctor –julukan Rossi– yang berjalan cukup lama. Ya, negosiasi antara Rossi dan Tim Petronas Yamaha memang sempat berjalan alot beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  BLT Subsidi Gaji hingga UMKM Cair tapi Belum Terima? Coba Cek Lagi Syaratnya

Penyebabnya, Rossi ingin membawa seluruh mekaniknya di tim pabrikan ke Tim Petronas Yamaha SRT. Akan tetapi manajemen Tim Petronas Yamaha SRT menolak untuk melakukan perombakan tim berskala besar di MotoGP 2021.

Setelah melakukan negosiasi panjang, Rossi akhirnya menerima tuntutan Tim Petronas Yamaha SRT dengan hanya membawa tiga kru saja. Bersama Tim Petronas Yamaha SRT, Rossi sendiri diikat kontrak berdurasi setahun.

Razali menyebut belum memiliki kontrak baru dengan pihak Dorna, Yamaha, dan Petronas jadi alasan utama mereka hanya mengikat Rossi setahun saja. Meski begitu, Razali menegaskan timnya sangat terbuka apabila Rossi ingin tetap melanjutkan perjalanan karier bersama mereka di MotoGP 2022.

Baca Juga :  Kebangkitan Miguel Oliveira Jadi Ancaman Bagi Quartararo

“Salah satu alasan mengapa kami menyepakati kontrak tahunan dengan Vale adalah kontrak kami dengan Dorna juga habis pada akhir tahun nanti, begitu juga dengan Yamaha dan Petronas,” jelas Razali, sebagaimana disadur dari GPOne, Selasa (2/2/2021).

Valentino Rossi

“Jadi, kami tidak bisa menyepakati kontrak yang lebih panjang. Akan tetapi, apabila Vale ingin tetap balapan di level tertinggi dan Yamaha menginginkan hal yang sama, maka ini harus dievaluasi lagi,” sambungnya.

“Kami harus melihat seberapa kompetitifnya Vale pada balapan-balapan awal kejuaraan dunia musim ini. Setelahnya, barulah akan dilakukan evaluasi yang lebih layak,” tuntas pria berkebangsaan Malaysia tersebut.

okz

  • Bagikan