Agen Pulsa dan Token Listrik Mulai Dikenakan Pajak Hari Ini

  • Bagikan
986364c4 etalase konter bu perlengkapan industri 18273891

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluarkan kebijakan baru dalam hal perpajakan. Salah satu regulasi yang diterbitkan adalah pemungutan pajak terhadap setiap penjualan pulsa hingga kartu perdana atau sering disebut pajak penjualan pulsa.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penghitungan dan Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai Serta Pajak Penghasilan Atas Penyerahan Penghasilan Sehubungan dengan Penjualan Pulsa, Kartu Perdana, Token, dan Voucher.

Regulasi tersebut ditandatangani oleh bendahara negara sejak 22 Januari 2021 dan akan mulai berlaku pada 1 Februari 2021.

Baca Juga :  IU Bakal Bintangi Film Broker bareng Song Kang-ho

Sri Mulyani menjelaskan, ketentuan tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum dan penyederhanaan atas pengenaan PPN dan PPh atas pulsa/kartu perdana, token listrik dan voucher.

“PPN dan PPh atas pulsa/kartu perdana, token listrik dan voucher sudah berjalan selama ini, sehingga ketentuan tersebut tidak mengatur jenis dan objek pajak baru,” kata Sri Mulyani seperti dikutip dari Instagram pribadinya yang dikutip Okezone, Minggu (31/1/2021).

Baca Juga :  Subsidi Kuota Internet Belajar Mulai Dikirim ke Siswa Besok

Dia menyebut, dengan terbitnya aturan tersebut maka dilakukan penyederhanaan pemungutan PPN, sebatas sampai pada distributor tingkat II (server), sehingga distributor selanjutnya dan pengecer yang menjual kepada konsumen akhir tidak perlu memungut PPN lagi.

okz

  • Bagikan
Positive SSL