Kepala Kru Marc Marquez Tak Mau Pembalapnya Digantikan dengan Dovizioso

  • Bagikan
270a2a44 2w5hbzcllhbe9lwq6e4e 17887

MotoGP – Nasib Marc Marquez sampai saat ini masih tanda tanya. Kondisinya yang belu benar-benar fit membuat rider asal Spanyol itu berpeluang tak bisa turun di balapan perdana MotoGP 2021 yang bakal berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada Maret mendatang.

Bahkan ada laporan bahwa Marquez bisa saja absen kembali di beberapa balapan awal di musim ini. Dengan adanya isu tersebut, lantas banyak pihak yang kini bertanya-tanya, siapa kira-kira rider yang akan menggantikan posisi Marquez di Repsol Honda di awal MotoGP 2021?

Jawaban paling kencang yang terdengar mungkin adalah Andrea Dovizioso. Pembalap asal Italia itu kini memang sedang tak membela tim mana pun dan mungkin saja mau mengaspal lagi jika diberikan tempat untuk menggantikan Marquez.

Akan tetapi, hal itu justru tak diharapkan oleh Kepala Kru Marc Marquez, yakni Santi Hernandez. Hernandez tak sepakat jika orang yang menggantikan Marquez itu adalah Dovizioso.

Sebab bagi Hernandez, Dovizioso yang sudah lama menaiki motor Ducati dalam beberapa tahun itu jelas membutuhkan waktu untuk beradaptasi lagi dengan kuda besi milik Honda.

Baca Juga :  Alex Rins Berhasil Hentikan Nasib Buruknya di Sachsenring

Walau memang pada musim 2008-2011 Dovizioso pernah mengendarai RC213V, namun bagi Hernandez tetap saja rider asal Italia itu bukanlah pilihan yang tepat untuk menggantikan Marquez.

Bagi Hernandez, ia justru lebih memilih pembalap penguji Honda, Stefan Bradl untuk tampil menggantikan Marquez jika memang belum bisa turun di awal MotoGP 2021. Baginya Bradl jauh lebih baik dalam mengenal motor Honda.

Lagipula pada musim lalu pun, Bradl sudah tampil bersama Alex Marquez untuk membela tim asal Jepang tersebut. Meski memang Bradl hanya dua kali saja finis di 10 besar dari 11 balapan yang diikutinya di MotoGP 2021, namun Hernandez merasa hal itu sudah cukup baik.

Tentunya cukup baik bila dibandingkan dengan Dovizioso yang bisa saja tampil lebih buruk jika mengendarai motor Honda. Jadi, Hernandez benar-benar menjagokan Bradl ketimbang Dovizioso untuk menggantikan posisi Marquez di Repsol Honda.

Lagipula pada musim lalu pun, Bradl sudah tampil bersama Alex Marquez untuk membela tim asal Jepang tersebut. Meski memang Bradl hanya dua kali saja finis di 10 besar dari 11 balapan yang diikutinya di MotoGP 2021, namun Hernandez merasa hal itu sudah cukup baik.

Baca Juga :  Jadwal Siaran Langsung Man City vs Man Utd

Tentunya cukup baik bila dibandingkan dengan Dovizioso yang bisa saja tampil lebih buruk jika mengendarai motor Honda. Jadi, Hernandez benar-benar menjagokan Bradl ketimbang Dovizioso untuk menggantikan posisi Marquez di Repsol Honda.

“Saya tidak melihat hal yang normal bagi Honda untuk merekrut Dovizioso untuk menggantikan Marc. Stefan telah melakukan pekerjaan yang hebat (sebagai seorang test rider),” kata Hernandez, melansir dari GPOne, Rabu (27/1/2021).

“Akan lebih masuk akal jika pengganti (Marquez) itu adalah Bradl, karena dialah yang memiliki sensasi terbaik dengan motornya.Dia adalah orang yang memahami hal-hal yang terjadi dalam balapan dan itu hanya dipahami di grand prix,” sambung Hernandez.

“Karena dia memiliki kecepatan dan karena dia adalah penguji yang menguji hal-hal untuk meningkatkan motornya, siapa yang lebih baik darinya untuk menggantikan Marc?” tutupnya.

okz

  • Bagikan
Positive SSL