Viral! Wanita Ini Koleksi Mainan “My Little Pony” Sebanyak 600 Buah Seharga Rp385 Juta

92

WEST MIDLANDS – Seorang wanita rela merogoh kocek hingga 20.000 poundsterling (Rp385 juta) untuk koleksi mainan dan memorabilia My Little Pony.

“Koleksi saya mungkin bernilai sekitar 12.000 poundsterling (Rp231 juta). Tapi saya telah menghabiskan lebih banyak seperti 20.000 poundsterling (Rp385 juta) tetapi itu baik-baik saja karena itu sangat berharga,” jelasnya.

_

Beatrice membuat teman-temannya tercengang ketika dia mengungkapkan jika koleksi mainannya sebanyak 600 buah ini telah menghabiskan banyak duit. Dia mengelurkan banyak uang tunai dari pinjaman pelajar dan tabungan hipotek.

Beatrice Salt, 27, dari Halesowen, West Midlands, telah mengoleksi mainan tahun ‘80-an dan ‘90-an yang sangat disukai sejak dia baru berusia tiga tahun. Saat itu dia juga diberikan hadiah kuda poni plastik pastel pertamanya.

Baca Juga :  The Penthouse 2, Aksi Saling Balas Dendam Kaum Elite

Dia juga rela menghabiskan uang untuk membeli rumah dengan pasangannya Tijay demi membeli mainan kesayangannya itu.

Perempuan yang bekerja sebagai editor video ini mengatakan dia telah menghabiskan bertahun-tahun menyembunyikan tumpukan memorabilia itu.

“Koleksi saya saat ini memakan 75 persen dari ruang belajar saya yang saya sebut ruang kuda dibandingkan dengan kantor,” jelasnya, dikutip Daily Mail.

“Saya memiliki 39 rak yang penuh dengan barang My Little Pony – mulai dari sepatu roda, buku, dan kastil mainan,” terangnya.

Baca Juga :  Sinopsis The Spies Who Loved Me, Terjebak Cinta Mata-mata

“Ada 21 rak dengan 15 hingga 30 kuda poni terbentang di atasnya. Saya kehabisan ruang jadi saya juga mengisi bagian atas rak dengan boneka little pony,” ungkapnya.

Koleksinya telah terbukti menjadi sumber kenyamanan bagi Beatrice dan menjadi terapi.

Beatrice menjelaskan dia dulu sering di-bully ketika di sekolah, jadi mainan ini memberinya kegembiraan dan juga “fokus”.

“Saya dulu sering di-bully tentang apa pun yang mungkin terjadi di sekolah sehingga koleksi itu memberi saya sesuatu untuk difokuskan,” ujarnya.