Gempa M4,9 Guncang Bengkulu, BPBD : Belum Ada Laporan Kerusakan

58

BENGKULU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, mengklaim belum menerima laporan dampak gempa dengan Magnitudo (M=) 4,9, yang berpusat di Barat Daya, Kabupaten Bengkulu selatan, pada Minggu (24/1/2021), pukul 20.03 WIB.

Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Edi Susanto mengatakan, pihaknya belum menerima laporan dampak gempa M=4,9 di Bengkulu Selatan. Baik itu dampak kerusakan bangunan rumah, sarana pendidikan, kesehatan dan sarana ibadah di daerah tersebut.

_

”Kita belum ada menerima laporan kerusakan dampak dari gempa di Bengkulu Selatan,” kata Edi, saat dikonfirmasi.

Selain itu, terang Edi, gempa berlokasi di Laut, pada jarak 45 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada kedalaman 20 Kilometer (Km) tersebut, pihaknya juga belum menerima laporan adanya korban, luka-luka maupun korban jiwa.

Baca Juga :  Pakai Dress Garis-Garis, Sabina Altynbekova Pamer Tubuh Seksi serta Ideal

”Belum ada laporan. Nanti, jika ada laporan akan saya sampaikan,” pungkas Edi.

Sebagaimana diketahui, gempa tektonik dengan Magnitudo (M=) 4,9 mengguncang Provinsi Bengkulu, Minggu 24 Januari 2021, pukul 20.03 WIB. Di mana, episenter terletak pada koordinat 4.52 Lintang Selatan (LS) dan 102.51 Bujur Timur (BT).

Gempa itu berlokasi di Laut, pada jarak 45 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada kedalaman 20 Kilometer (Km). Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi di Bengkulu Selatan merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Mentawai.

Baca Juga :  The World of the Married Tayang Lagi di Trans TV! Cek Tanggal Dan Jam nya

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa yang berpusat di Bengkulu Selatan, dirasakan di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan, Seluma dan Kota Bengkulu dengan Skala Intensitas II – III MMI.

Lalu, di Kabupaten Kepahiang dengan Skala Intensitas II MMI, Di Liwa, Provinsi Lampung, dengan Skala Intensitas II MMI. Hingga pukul 20:25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

okz