Anak Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar Lapor ke LPSK

  • Bagikan
360257cf images 2021 01 24t231028.533

Untuk itu, Livia mengimbau agar keluarga mewaspadai potensi bahaya kekerasan seksual yang umumnya bermula dari aktivitas di dunia maya. Ia meminta orang tua menjaga aktivitas anak yang kian intens menggunakan internet selama pandemi Covid-19.

Komnas Perempuan mencatat 79 persen dari kasus kekerasan seksual pada 2019 dialami oleh perempuan disabilitas. Angka ini tak jauh berbeda dari tahun 2018, yakni mencapai 69 persen.

Komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat mengatakan perempuan dengan disabilitas intelektual, tuli wicara dan psikososial merupakan yang paling rentan mengalami kekerasan seksual. Menurutnya harus dibentuk kebijakan perlindungan yang lebih ketat bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Lengkap !! Tafsir Alquran Dan Perbedaan Dengan Tawil

Komnas Perempuan, kata dia, juga mendapati hambatan yang kerap dihadapi perempuan penyandang disabilitas dalam mengakses keadilan ketika berhadapan dengan kasus kekerasan seksual. Baik dari keluarga, masyarakat, penegak hukum, hingga keterbatasan payung hukum yang tersedia.

Ia mengatakan keluarga dan masyarakat kerap tak memandang penting kekerasan seksual yang dialami perempuan disabilitas. Petugas layanan dan aparat penegak hukum pun banyak yang belum memahami keragaman disabilitas dan kebutuhan khusus yang mereka butuhkan dalam mengakses layanan.

Baca Juga :  Cara Menghubungkan Chat WhatsApp dengan Instagram

“Keterbatasan payung hukum yang mengenali berbagai kasus kekerasan seksual dan sistem pembuktian, seperti metode pengambilan kesaksian dan kekuatan pembuktian dari disabilitas intelektual dan psikososial yang diragukan ingatannya,” kata Rainy dikutip melalui situs resmi Komnas Perempuan.

cnn

  • Bagikan
Positive SSL