7 Fakta BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta Cair

  • Bagikan
db4fd142 images 2021 01 23t181316.758

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pekerja atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) di 2020. Namun pada tahun ini, BLT berupa subsidi gaji Rp1,2 juta masih belum ada kejelasan kapan akan dicairkan lagi.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, tercatat BSU termin I sudah disalurkan kepada 12.293.134 pekerja. Sementara, pada termin II sebanyak 12.244.168 penerima.

“Total realisasi anggaran BSU yang tersalurkan sebesar Rp29.444.763.600.000,” kata Ida dalam Instagram @kemnaker yang dikutip Okezone.

Berikut fakta-fakta terkait BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta seperti dilansir Okezone Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

1. Ada 413.649 Perusahaan yang Pekerjanya Terima BLT Subsidi Gaji

BLT Subsidi Gaji pada termin II untuk November-Desember 2020 disalurkan kepada 12.244.169 orang atau 98,71 persen dari target dengan 159.727 tidak tersalurkan. Dari Rp29,7 triliun yang dianggarkan, sampai dengan akhir 2020 total anggaran yang telah digunakan adalah sebesar Rp29,4 triliun.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, rata-rata penerima BSU memiliki gaji sekitar Rp3,1 juta, atau sesuai dengan syarat menjadi penerima subsidi yaitu di bawah Rp5 juta. Total ada 413.649 perusahaan yang karyawannya mendapatkan BLT BSU yang didasarkan keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

2. Sejumlah Pekerja Belum Menerima BLT Karena Sisa Anggaran Kembali ke Kas Negara

Baca Juga :  Valentino Rossi Diharapkan Tak Hanya Menjadi Hiburan di Tim Satelit

Meski begitu, hingga saat ini masih ada pekerja yang belum menerima BLT subsidi gaji. Tercatat, bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan sebanyak 294.160 orang.

“Anggaran BSU yang belum tersalurkan per 31 Desember kami kembalikan ke kas negara sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Keuangan,” ujar Menaker Ida Fauziyah dalam rapat virtual bersama Komisi IX DPR.

3. Penyaluran BLT bagi Pekerja yang Belum Menerima pada 2020

Menaker Ida akan mengupayakan pencairan BLT subsidi gaji bagi pekerja yang belum mendapatkannya untuk tahun anggaran 2020. BLT subsidi gaji dengan total Rp2,4 juta diberikan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.

“Untuk menyelesaikan permasalahan itu ada kendala waktu yang terbatas karena akhir Desember 2020 seluruh dana sisa harus dikembalikan ke kas negara sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Keuangan,” kata Ida.

4. BLT Subsidi Gaji yang Terkendala Diusahakan Cair Januari 2021

Menaker Ida mengatakan, penerima BSU yang datanya sudah valid dan tidak ada masalah, penyaluran akan diupayakan untuk dilanjutkan kembali pada Januari 2021.

“Jadi mudah-mudahan pada bulan Januari ini rekonsiliasi data dengan bank penyalur sudah selesai dilakukan, maka akan kita mintakan kembali ke perbendaharaan negara untuk menyalurkan kembali,” ujarnya.

Baca Juga :  Resmi ! Insentif Prakerja Tgl 21 - 31 Desember Dimundurkan Ke Januari 2021

5. Kemnaker Didorong untuk Melakukan Evaluasi Kinerja Pengelolaan BSU

Komisi IX DPR RI mendorong Kementerian Ketenagakerjaan melakukan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan BSU di tahun 2020, agar dapat diperbaiki jika pemerintah memutuskan untuk melanjutkan program tersebut.

“Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk melakukan evaluasi kinerja pengelolaan program BSU Tahun 2020 untuk menjadi bahan rujukan program BSU di tahun berikutnya,” ujar Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene dari Fraksi Partai Nasdem.

6. Kapan BLT Subsidi Gaji 2021 Mulai Dicairkan

Terkait penyaluran BLT subsidi gaji tahun 2021, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengaku belum bisa memberikan kepastian penyalurannya kembali.

“Untuk tahun anggaran APBN 2021, kami memang belum menerima perintah untuk menyalurkan kembali program BSU,” kata Ida dalam Instagram @kemnaker

7. BLT Subsidi Gaji 2021 Akan Dilanjutkan Jika Kondisi Perekonomian Belum Normal Kembali

Ida menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mempunyai hasil evaluasi yang akan diberikan dan dikoordinasikan dengan Kemenko Perekonomian perihal BLT subsidi gaji 2021.

“Jika kondisi perekonomian kita belum normal kembali, saya kira diskusi tentang Program BSU ini kita bisa pertimbangkan untuk bisa dilakukan kembali pada tahun 2021,“ katanya.

okz

  • Bagikan