Jadi Tandem Marc Marquez, Keputusan Pol Espargaro Sempat Mengejutkan KTM

  • Bagikan
537cd9a1 espargaro 463a343

MotoGP – Manajer Tim KTM Tech3, Herve Poncharal, mengakui pihak di KTM sempat terkejut saat mendengar keputusan Pol Espargaro hijrah ke Repsol Honda dan menjadi tandem Marc Marquez. Setelah kabar itu terdengar, pihak KTM pun langsung berpikir keras untuk menentukan langkah tepat yang harus dilakukan.

Pol diketahui memutuskan meninggalkan KTM pada akhir musim 2020. Ia menyudahi romansanya dengan tim tersebut yang sudah berlangsung selama empat musim.

Pol Espargaro

Pol sendiri bertindak sebagai pembalap andalan untuk tim tersebut. Penampilannya terus menunjukkan peningkatan untuk KTM dari musim ke musim.

Dengan kondisi ini, KTM tentu saja punya harapan untuk terus memperpanjang kontrak Pol yang memang berakhir di penghujung musim 2020. Tetapi tak disangka, Pol justru tertarik penawaran dari tim lain.

Baca Juga :  Tes di Barcelona Jadi Persiapan Suzuki Jelang Tampil di MotoGP Jerman

Ia memilih hijrah ke Repsol Honda untuk menjadi rekan setim Marc Marquez. Diakui Poncharal, semua petinggi KTM terkejut kala itu.

“Ketika Pol Espargaro memutuskan di masa lockdown pada musim semi untuk meninggalkan KTM pada akhir musim 2020 setelah empat tahun berada di sini, itu merupakan kejutan bagi perusahaan,” ujar Poncharal, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Minggu (18/1/2021).

“Itu merupakan kejutan bagi Pit Beirer dan Mike Leitner dan juga kejutan bagi Stefan Pierer dan Hubert Trunkenpolz. Tidak ada yang mengharapkan itu,” lanjutnya.

Baca Juga :  Meskipun Sering Dicibir, Valentino Rossi Tetap Dapat Dukungan

Tetapi, KTM kemudian berhasil membuat rencana baru dengan memilih merekrut pembalap berpengalaman lainnya. Keputusan mereka pun jatuh kepada sosok Danilo Petrucci.

“Kemudian, tim mendiskusikan apa yang harus dilakukan. Dipertimbangkan apakah kami harus membawa pembalap muda. Tapi pada saat ini, sudah ada dua pendatang baru di bawah kontrak, Binder dan Lecuona, yang tidak yakin bagaimana mereka akan tampil,” tutur Poncharal.

“Miguel Oliveira juga dianggap setengah pendatang baru karena mengalami cedera sejak akhir Agustus 2019. Oleh karena itu, ada beberapa argumen yang mendukung penggantian tiang berpengalaman dengan pembalap berpengalaman lainnya,” tukasnya.

okz

  • Bagikan
Positive SSL